riau24

Ini Yang Terjadi Jika Memanaskan Mesin Kendaraan Terlalu Lama

09 Jan 2019 | 14:16 WIB
Ilustrasi memanaskan mesin motor/nof TIM BERKAS 34 Ilustrasi memanaskan mesin motor/nof

RIAU24.COM -  Hati-hati saat memanaskan mesin kendaraan di waktu pagi hari. Karena jika terlalu lama bisa kena Fuel Dilution, yakni gejala pengenceran viskositas atau kekentalan oli akibat tercampur bensin.

"Biasanya disebabkan dari pemakaian bensin yang oktannya terlalu tinggi atau terlalu lama memanaskan mesin motor," ujar kepala mekanik yang dikutip dari tips dan trik gridoto.com

Untuk mencegah Fuel Dilution diperlukan teknik memanaskan motor yang efektif. "Pada prinsipnya memanaskan motor tujuannya untuk mensirkulasikan oli disaat mesin dingin. Makanya, memanaskan motor enggak perlu terlalu lama. Apalagi motor saat ini sudah banyak yang injeksi," disebutkannya.


BACA JUGA : Dimeriahkan 200an Bikers Suzuki, RJC Gelar Suzuki Saturday Night Riding

Ia menyarankan ada dua teknik memanaskan mesin motor agar tidak terkena Fuel Dilution. "Biasanya kalau di pagi hari atau mesin motor dingin auto choke-nya bekerja. Jadi RPM motor naik. Nah! tunggu sampai RPM motor itu langsam saja, jangan kelamaan," terang dia.

"Jika sudah langsam atau idle dengan normal, motor siap digunakan. Dan biasanya tidak butuh lama RPM motor kembali idle dengan normal dan siap digunakan. Tidak sampai 5 menit sudah normal lagi," sahutnya.


BACA JUGA : Grand Final Lomba Irit 1 Liter Mio S, Muhammad Mil Nasir Keluar Sebagai Pemenang

Kemudian cara kedua bisa diterapkan jika enggak sempat memanaskan motor. "Boleh tidak memanaskan mesin motor, tapi 10 sampai 15 menit pertama atur kecepatan dan putaran mesin secara konstan. Hindari bukaan gas yang menyebabkan naiknya RPM secara cepat. Dengan menerapkan trik memanaskan motor di atas setidaknya bisa mengurangi kesempatan terkena Fuel Dilution," pungkasnya.(***)


R24/phi

 

Penulis: TIM BERKAS 34




Loading...

loading...