9 Kepala Daerah di Riau Kembali Dilaporkan ke Bawaslu, Termasuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menteri Hanif Dhakiri | RIAU24.COM

9 Kepala Daerah di Riau Kembali Dilaporkan ke Bawaslu, Termasuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menteri Hanif Dhakiri

Kamis, 10 Januari 2019 | 13:50 WIB
Azam Khan memberikan keterangan terkait pelaporan 9 kepala daerah di Riau beserta Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menaker Hanif Dhakiri. Foto: int R24/wan Azam Khan memberikan keterangan terkait pelaporan 9 kepala daerah di Riau beserta Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menaker Hanif Dhakiri. Foto: int

RIAU24.COM -  Dinamika politik menjelang digelarnya Pemilu dan Pilpres 2019, terus bergejolak. Kali ini, ada 9 kepala daerah di Riau yang kembali dilaporkan ke Bawaslu Pusat, karena dinilai mendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tidak hanya itu, laporan serupa juga ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri. Sama halnya dengan 9 kepala daerah di Riau, kedua tokoh ini juga disebut mendukung calon presiden dan wakil presiden yang sama.

Padahal, dengan kapasitas mereka sebagai kepala daerah dan menteri, hal itu tidak boleh dilakukan.


BACA JUGA : Nama OSO Dipastikan tak Masuk Surat Suara Pemilu, KPU: Silakan Lapor KPK

Untuk diketahui, 9 kepala daerah di Riau tersebut sebelumnya sudah sempat diproses di Bawaslu Provinsi Riau. Namun mereka dinyatakan tak melanggar aturan yang berlaku. Namun mereka menerima sanksi teguran dari Menteri Dalam Negeri terkait aksi dukungan tersebut.

Kali ini, yang melaporkan adalah Wakil Ketua Koordinator Bela Islam (Korlabi), Azam Khan. Dalam laporan bernomor 02/LP/PP/RI/00.00/1/2019 tersebut, pihak pelapor juga melampirkan sejumlah bukti. Di antaranya video rekaman aksi para terlapor dan screen shoot sebuah berita media online yang berjudul 'Kepala Daerah Se-Riau Dukung Jokowi, Mendagri: Boleh'.

Ke-9 kepala daerah di Riau tersebut adalah Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan, Bupati Kuantan Singingi Mursini, Bupati Pelalawan Muhammad Harris, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Walikota Pekanbaru Firdaus dan Walikota Dumai Zulkifli AS.


BACA JUGA : Rocky Gerung Salam Dua Jari di Medan, Netizen Sebut Begini

"Kepala daerah se-Riau mengacungkan tangan, dianggap tidak ada masalah. Begitu pun juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Hanif Dhakiri mengacungkan tangan. Bawaslu mengetahui hal itu kenapa Bawaslu diam," ujar Azam Khan, saat konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 9 Januari 2019 kemarin.

Sementara di sisi lain, tambahnya Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, diperiksa gara-gara mengacungkan dua jari karena disebut-sebut sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno.

"Kami berharap Bawaslu atas laporan saya dan kedua saksi Korlabi untuk segera juga memanggil dan memproses, kami berharap keadilan," tandasnya, seperti dilansir viva.co.id. ***

R24/wan

Penulis: R24/wan


Terkini


Loading...

loading...