riau24

Percintaan Kandas, Pria Ini Nekat Lempari Rumah Kekasih Dengan Bom Molotov

10 Jan 2019 | 21:26 WIB
Foto ilustrasi internet TIM BERKAS 36 Foto ilustrasi internet

RIAU24.COM - Hanya karena asmara kandas ditengah jalan, seorang pria berinisial SF nekat melempari rumah mantan kekasihnya dengan bom molotov, Selasa 8 Januari 2018 dini hari lusa lalu, di Jalan Tenayan Raya Kelurahan Industri Tenayan.

Akibatnya rumah pujaan hatinya tersebut nyari ludes terbakar, beruntung api dapat segera dipadamkan sehingga tidak sempat meluas.

Kapolsek Tenayan Kompol Hanafi melalui Kanit Reskrimnya Ipda Lukman, mengungkapkan dalam melakukan aksinya EF ditemani rekannya berinisial GI.


BACA JUGA : Tak Hadir di Persidangan, KPK Ultimatum Menag Lukman dan Gubernur Jatim Khofifah

"Pelaku berdua dengan temannya, EF berperan langsung yang mengeksekusi sementara GI tetap di motor untuk melarikan diri." Ungkap Lukman, Kamis, 10 Januari 2019.

Perbuatan nekat Bobi ini dilakukan bersama temannya Gl, yang saat itu bertugas menunggu di sepeda motor dalam posisi siap-siap untuk melarikan diri.

Aksi EF ini sempat terlihat oleh nenek korban bernama Ernawati, ia kaget ketika mendengar suara seperti kacah pecah. Setelah dilihatnya ternyata berasal dari samping rumah dan terlihat api membakar kain gorden rumah.

Ernawati tidak menyangka sama sekali, yang melakukan pelemparan tak lain dan tak bukan adalah EF, pacar dari anaknya perempuannya.

"Nenek korban sempat memarahi pelaku, bukannya reda pelaku malah melempar bom molotov ke dinding rumah," sebut Lukman.

Setelah melihat api menyala, pria 31 tahun ini langsung bergegas melarikan diri bersama GI yang sejak awal sudah menunggunya.


BACA JUGA : Rusuh Mei di Jakarta, Amnesty Duga Ada Oknum Brimob Lakukan Penyiksaan di Kampung Bali

Mendapat kejadian itu, Ernawati langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Tenayan Raya.

"Laporan kita terima, dan langsung melakukan penyelidikan. Dan langsung mengamankan pelaku," ujar Lukman.

Menurut Pengakuannya, pelaku memecahkan kaca terlebih dahulu baru melempar bom molotovnya. Sementara untuk motifnya diduga karena sakit hati, hubungan asmaranya tak berjalan seperti yang diinginkannya." pungkasnya.

Penulis: TIM BERKAS 36




Loading...

loading...