Perusahaan Teknologi Asal Cina Bikin Ponsel Pertama di Dunia yang Bisa Dilipat | RIAU24.COM

Perusahaan Teknologi Asal Cina Bikin Ponsel Pertama di Dunia yang Bisa Dilipat

Jumat, 11 Januari 2019 | 13:28 WIB
Foto:  InternetR24/iko Foto: Internet

RIAU24.COM - Perusahaan teknologi asal Cina, Royole, memperkenalkan inovasi terbarunya yaitu ponsel yang bisa dilipat, namanya FlexPai. Dikutip dari Tech Crunch, FlexPai dipamerkan pertama kali di CES, Las Vegas, Amerika Serikat. Dengan layar berukuran 7,8 inci, sebenarnya bentuk ponsel ini lebih mirip tablet sih. Kalau sudah dilipat baru menyerupai ponsel layar sentuh pada umumnya.

Meskipun sekilas mirip ponsel Android biasa, tapi katanya ada beberapa fitur perangkat lunak yang dibikin khusus buat FlexPai ini. Untuk tampilan di layarnya, waktu belum dilipat, menu-menu di halaman depan akan melebar mengikuti bentuk ponsel. Tapi setelah dilipat tampilannya akan berpindah ke salah satu sisi layar, tergantung sisi mana yang menghadap ke kita.


BACA JUGA : President Xiaomi Bocorkan Rupa Ponsel Lipat Xiaomi ke Media

Kalau seperti dilansir The Verge, ponsel yang punya 2 slot buat SIM card ini masih jauh dari kata sempurna. Kualitas layarnya masih buruk. Kata si reviewernya, ia menemukan ada garis warna dan area redup aneh di tengah layar, 40 menit setelah penggunaan. Belum lagi operasi dasarnya yang belum lancar. Setiap layar diputar atau dibuka-tutup, pasti ada ikon-ikon aplikasi yang bertumpuk satu sama lain. Intinya belum sempurna deh.

Royole mengaku ingin cepat-cepat memperkenalkan teknologi ponsel lipat ini agar idenya tidak dicuri perusahaan lain. Mereka juga blak-blakan mengaku kalau ponsel ini memang belum selesai dikerjakan, jadi masih dalam tahap pengembangan. Peluncuran resminya sendiri sih belum diketahui kapan. Tapi walaupun masih tahap pengembangan, ponsel ini sudah bisa dibeli dengan harga sekitar 1.300 dolar AS, atau sekitar Rp18 juta. 


BACA JUGA : Imoo Watch Y1 Sudah Beredar, Bisa Awasi Aktivitas Anak Dimanapun


Sumber:  Hipwee

Penulis: R24/iko


Terkini


Loading...

loading...