Berbalik Arah Dukung Jokowi, Sikap Muchdi Pr Dinilai tak Ada Pengaruh untuk Prabowo | RIAU24.COM

Berbalik Arah Dukung Jokowi, Sikap Muchdi Pr Dinilai tak Ada Pengaruh untuk Prabowo

Selasa, 12 Februari 2019 | 00:23 WIB
Muchdi Pr R24/wan Muchdi Pr

RIAU24.COM -  Sosok Wakil Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono (Muchdi Pr), mendadak menjadi sorotan sejak beberapa hari belakangan ini. Hal itu terkait dengan sikapnya yang berbalik mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, meski Partai Berkarya tetap komit mendukung Prabowo Subianto.

Meski demikian, sikapnya itu dinilai tak akan berpengaruh terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Apalagi, sikapnya itu dinilai bukan mewakili suara partai, melainkan pribadi. Terkait sikapnya yang dinilai mbalelo itu, Muchdi Pr rencananya akan 'dibawa' menghadap Ketum DPP Partai Berkarya Tommy Soeharto, karena partai itu tetap komit mendukung Prabowo-Sandiaga Uno.


BACA JUGA : Pernyataan Jokowi Saat Debat Dinilai Rizal Ramli Ngawur dan Ngasal

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, pihaknya tidak mempersoalkan sikap Muchdi Pr tersebut.

Fadli pun yakin dukungan Muchdi Pr tak akan banyak mempengaruhi tingkat keterpilihan pasangan Jokowi-Ma'ruf, meski Muchdi pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus dan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN).

"Enggak berpengaruh lah. Kami juga ahli kok. Kami juga banyak yang ahli ya," kata Fadli, Senin 11 Februari 2019 kemarin.

Dilansir kompas.com, Fadli menuturkan, sejak keluar dari Partai Gerindra, Muchdi Pr sudah jarang berkomunikasi dengan Prabowo Subianto.

"Jarang ya (berkomunikasi) karena kan Pak Muchdi ini kan sudah dua kali pindah partai. Dari Gerindra pindah ke PPP (Partai Persatuan Pembangunan), pindah ke Partai Berkarya. Jadi udah pindah-pindah, hak beliau lah," terangnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Untuk diketahui, sebelum bergabung dengan Partai Berkarya, Muchdi Pr merupakan salah satu petinggi Partai Gerindra. Ia juga tercatat ikut mendirikan Gerindra bersama Prabowo Subianto dan Fadli Zon.

Setelah lama di Partai Gerindra, Muchdi memutuskan bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 18 Februari 2011 di Solo, Jawa Tengah. Tak bertahan di PPP, Muchdi akhirnya bergabung dengan Partai Berkarya.

Dukungan Muchdi kepada Jokowi, dilontarkannya saat acara silaturahim Presiden Joko Widodo dengan purnawirawan TNI-Polri di Jakarta International Expo Kemayoran, Minggu (10/2/2019).


BACA JUGA : Pendukung Pertahana Tertawai Prabowo soal Unicorn, Gerindra: Makanya Pendukung Jokowi Jangan Doyan Baca Komik

Secara terpisah, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menegaskan, dukungan Muchdi tersebut bersifat pribadi dan bukan sikap resmi partai.

"Sikap Pak Muchdi adalah pendapat dan manuver pribadi beliau yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Partai Berkarya," ujar Priyo melalui pesan singkat.

Priyo memastikan seluruh petinggi Partai Berkarya tetap mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Seluruh petinggi partai tersebut adalah Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto, Ketua Dewan Pertimbangan Titiek Soeharto dan Ketua Dewan Kehormatan Tedjo Eddy.

"Partai Berkarya tetap pada garis keputusan dukung penuh Prabowo-Sandi dan tidak berpaling kepada yg lainnya. Kami tidak bergeser sedikitpun," tutur dia.

Selain itu, seperti dirilis detik.com, sikap Muchdi yang dinilai mbalelo dari kebijakan partai tersebut, rencananya akan 'dibawa' kepdada Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto.

"Apakah partai akan mengambil langkah tindak lanjut? Tentang ini saya belum mau berkomentar. Kita menunggu arahan Ketum (Tommy Soeharto) dan juga pandangan Ketua Wantim (Titiek Soeharto), Ketua Wanhor (Tedjo Eddy), para waketum, dan tokoh lainnya," terang Priyo. ***

Penulis: R24/wan



Terkini


Loading...

loading...