Abu Janda SIap Tempur Habis-habisan Lawan Facebok Jika Somasi tak DItanggapi | RIAU24.COM

Abu Janda SIap Tempur Habis-habisan Lawan Facebok Jika Somasi tak DItanggapi

Selasa, 12 Februari 2019 | 15:01 WIB
Abu JandaR24/bara Abu Janda

RIAU24.COM -  JAKARTA- Permadi Arya alias Abu Janda masih menunggu respons dari Facebook untuk memulihkan nama baik dan akun halaman Facebooknya itu. Dia memberi Facebook batas waktu hingga Kamis lusa agar memenuhi somasi yang dilayangkan Jum’at (8/2) pekan lalu.

Facebook sendiri pasca disomasi Abu Janda telah membuat pernyataan susulan bahwa akan menginvestigasi kembali terkait penghapusan sejumlah halaman, akun dan grup di media sosial itu.

“Setelah kita kirim somasi mereka kasih respons akan investigasi lagi, bukan tidak mungkin ditinjau ulang. Tapi kalau Facebook arogan, kita tempur sudah di pengadilan dan saya akan polisikan juga,” tuturnya seperti dilansir republika.

Abu Janda juga mendukung langkah Polisi untuk melakukan penyelidikan terkait peryataan Facebook tersebut. Ia yakin bukti-bukti yang dimilikinya sangat kuat.

Beberapa hari terakhir penghapusan akun halaman Facebook Abu Janda itu menjadi perbincangan warganet di media sosial. #AbuJandaSaracen hingga #PermadiAryaBosSaracen sempat menjadi topik trending di Twitter.

Sebelumnya, Kepala Keamanan Siber Facebook, Nathaniel Gleicher mengumumkan Facebook menghapus 207 halaman, 800 akun, 546 grup di situs media sosial itu. Facebook menyatakan akun, grup dan halaman itu terlibat dalam perilaku tidak otentik yang terkoordinasi di Facebook di Indonesia.

Artinya, akun grup dan halaman tersebut menyesatkan orang lain tentang sosok atau aktivitas di sosial media.  “Semua halaman, akun, dan grup ini ditautkan ke grup Saracen, sindikat daring di Indonesia,” kata Gleicher.

Facebook menyebut sejumlah akun, grup, dan halaman yang dihapus seperti Permadi Arya (halaman), Kata Warga (halaman), Daeknet ID (halaman), Berita Hari Ini (Grup), dan AC Milan Indo (grup). Gleicher mengatakan, Facebook mencatat halaman, grup dan akun itu berdasarkan prilaku di sosial media, bukan konten positing atau unggahan.***

 

R24/bara

Penulis: R24/bara



Terkini


Loading...

loading...