Menu

Karhutla Diperkirakan Terus Bertambah, Bengkalis Penyumbang Terbanyak, Ini Penjelasan BPBD Riau

TIM BERKAS 36 25 Mar 2019, 13:50
Kondisi Karhutla yang terbakar dilihat dari udara. (Foto.Dok/Riau24)
Kondisi Karhutla yang terbakar dilihat dari udara. (Foto.Dok/Riau24)

RIAU24.COM - Sejauh ini luas lahan dan hutan yang terbakar di wilayah Riau sudah mencapai 2.719 Hektare, terhitung sejak Januari hingga kini.

Kalaksa BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan jumlah tersebut bertambah sekitar 700 Hektare dalam sepekan terakhir ini, kondisi ini diperkirakan akan terus meluas mengingat saat ini Provinsi Riau memasuki musim kemarau panjang.

"Mengingat masih banyaknya titik panas maupun titik api yang terpantau tersebar di seluruh kabupaten/kota di Riau oleh satelit Terra dan Aqua milik BMKG stasiun Pekanbaru, kemungkinan akan bertambah," ujar Edwar Sanger, Senin (25/3/2019) siang.

Ia menuturkan sejauh ini Kabupaten Bengkalis yang menjadi penyumbang terbanyak karhutla yang mencapai 1.263,83 hektare.

"Kebakaran di Bengkalis itu terjadi diselurih kecamatan, yang paling parah itu ya yang di Pulau Rupat, Bengkalis," ujarnya lagi.

Sebagaimana diketahui, di Pulau Rupat hampir seluruhnya merupakan lahan gambut. Sepanjang Februari kemarin terbakar hebat dan menyebabkan asap tebal hingga meluas ke Kota Dumai. 

Hingga hari ini, upaya pemadaman Karhutla dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat masih terus berlangsung. 

Pemadaman tidak hanya dilakukan oleh tim darat, melainkan juga diperkuat operasi pengeboman air dengan melibatkan belasan helikopter, baik dari pemerintah maupun bantuan pihak swasta.