riau24

Berjuang Untuk Kepentingan Masyarakat, "Erdizal Is" dari Pegawai Hingga Legislator

12 Apr 2019 | 10:06 WIB
Erdizal Is, saat melakukan kunjungan kerja bersama Komisi A DPRD Kuansing R24/zar Erdizal Is, saat melakukan kunjungan kerja bersama Komisi A DPRD Kuansing

RIAU24.COM -  Kuansing - Tidak semua orang bisa langsung menjadi Legislator atau duduk di Lembaga Legislatif (DPRD), akan tetapi harus melalui proses yang cukup panjang. Namun ada pula yang dinilai agak mudah meraihnya, meski hanya seorang pensiun pegawai. 

Dialah Erdizal Is (63), yang mulai terjun ke dunia Politik usai pensiun dari staff pegawai Kantor Camat Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik. Tepatnya pada September 2013 (pensiun) hingga pada bulan Oktober mencalonkan diri menjadi Caleg Anggota DPRD Kuansing, Dapil Kuansing IV (Kecamatan Kuantan Mudik, Gunung Toar, Hulu Kuantan dan Pucuk Rantau), dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nomor urut 4.

Mengapa lebih memilih PKB, dan kenapa tidak Partai lainnya untuk menjadi Caleg DPRD Kuansing. Menurutnya, Pada awalnya diajak oleh Muhammad Dunir, S.Ag (Sekjen DPW PKB dan Anggota DPRD Provinsi Riau).

" Sebelumnya memang ada enam partai yang mengajak, seperti Partai Golkar, PAN, PKS, PBB, PKPI dan PKB sendiri. Tetapi saya lebih memilih PKB, dan saat itu tidak ada konsekuensi dengan Sekjen DPW PKB tersebut," Ungkapnya saat bincang bincang dengan Riau24.Com dikediamannya Pasar Lubuk Jambi.

Hanya rentang waktu satu bulan mempersiapkan diri menjadi Caleg Anggota DPRD Kuansing, hingga pada Pemilu bulan April 2014 lalu bisa berhasil duduk menjadi Legislator Kuansing, " Dan memang itulah kenyataannya, karena berhasil meraih suara Partai sebanyak 3.000 dan 900 suara untuk pribadi," Ujarnya sumringah.

Ketika ditanya bagaimana perasaan saat itu, dirinya merasa tidak percaya tetap langsung melakukan Sujud Syukur, dan usai rapat pleno PPK dan ditetapkan oleh KPU Kuansing, barulah merasa tenang, senang dan gembira.

Apakah merasa canggung pertama kali menjadi Legislator Kuansing, katanya, tentu ada karena dari seorang PNS menjadi Legislator. "Sudah jelas ada perbedaan, antara kerja dan kinerja," Jelasnya.

Pada Pemilu 2019 ini, Sang Incumbent (Anggota DPRD dari Partai PKB), 8kembali maju menjadi Caleg DPRD Kuansing Dapil 3 (Kecamatan Kuantan Mudik, Gunung Toar, Hulu Kuantan dan Pucuk Rantau). Adapun Program yang dilontarkan antara lain: 

1. Bidang Pendidikan,

2. Bidang Infrastruktur,

3. Bidang Perekonomian,

4. Bidang Pertanian,

5. Bidang Perikanan dll...

" Setahun menjadi Anggota DPRD, dirinya berhasil memperjuangkan pengaspalan jalan Desa Saik, Pembangunan dan Rehab SD," Tambahnya.

Ditanya mengenai Sistem Pendidikan saat sekarang ini, Dirinya menilai, sering berubah rubah. Mulai dari Program Pakem, K-13, Sekolah Inti dan terakhir sekolah model. Namun untuk sekolah model, harus lebih lengkap lagi dari sekolah inti, baik mengenai Alat Pembelajaran maupun Guru.  

Akan tetapi saat ini masih terlihat pada beberapa sekolah masih kekurangan guru. Sehingga tidak sebanding antara jumlah lokal dengan jumlah guru. " Jumlah lokal jauh lebih banyak dari jumlah guru, ini terjadi pada SDN 001 Pasar Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, yang dulunya menjadi sekolah inti, kemudian menjadi sekolah model," Ujarnya.

Sekolah model ini hanya satu sekolah per kecamatan, dan yang menjadi permasalahan saat ini pada sekolah tersebut, masih kekurangan guru dan tidak sebanding dengan jumlah lokal (14 buah), sebab masih ada beberapa guru mata pelajaran yang masih kurang. " Untuk sekolah model itu, Sekolah harus lebih disiplin dari sekolah lain," Ujarnya.

Untuk itu kedepannya, Kata Erdizal, Dinas Pendidikan harus meninjau kebutuhan sekolah, dimana letak kekurangan Guru, Lokal, Alat Peraga dan Laboratorium maupun Sarana dan Prasarana Sekolah.

Begitu juga dengan anggaran Pendidikan, Pemerintah harus mengalokasikan sebesar 20 Persen dari APBN. Jangan hanya sebagai slogan atau ucapan, akan tetapi harus mampu diterapkan," Tambahnya.

Kemudian, Katanya lagi, persoalan yang terjadi saat sekarang ini, anjloknya harga karet dan sawit yang dinilai belum stabil, juga pernah dibahas saat hearing dengan Pemkab serta Dinas Terkait. 

Dimana saat itu, dirinya minta untuk mendirikan koperasi untuk menaikan harga karet dan  sawit. "Pengusaha karet maupun sawit, bisa langsung membeli ke Pemda atau Dinas Koperasi UKM Pindag," Tambahnya.

Namun demikian, dirinya tetap komit memperjuangkan aspirasi masyarakat, dengan cara mendahulukan kepentingan masyarakat banyak dari pada kepentingan pribadi. " Jadi jika saya terpilih sebagai wakil rakyat nanti, saya akan lebih mendahulukan kepentingan masyarakat, dari pada kepentingan pribadi maupun partai," Ujarnya..

" Jadi apapun masalahnya, asalkan untuk kepentingan masyarakat, tetap akan diperjuangkan, karena itu, Kuansing harus lebih maju dari daerah lainnya," Tukasnya.***** 

Erdizal Is yang Memiliki Motto dan Tekad, "Jangan Pernah Diam Berjuang Untuk Membantu Masyarakat,"

Sedangkan Motivasinya Maju sebagai Caleg DPRD Kuansing 

1. Memperjuangkan Pendidikan di Kabupaten Kuantan Singingi

2. Pemerataan pembangunan di Kabupaten Kuantan Singingi

3. Memperjuangkan harkat dan martabat rakyat miskin

4. Pemerataan kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi

5. Menjalankan Fitrah Allah SWT.

 

Kiprah Erdizal Is sebagai PNS :

1. Pegawai dan Staf SMPN 1 Lubuk Jambi (1979/1981)

2. Kepala Tata Usaha SMPN Lubuk Jambi (1981/1990)

3. Penilik Dikmas Kandepdikbud Kuantan Mudik (1990/2002)

4. Kepala Kelurahan Pasar Lubuk Jambi (2002/2012)

5. Staf Camat Kuantan Mudik (2012/2013)

6. Anggota DPRD Kuansing (2014/2019)

 

R24/Advertorial/Zar

Penulis: R24/zar





Loading...