Baut Jembatan Marhum Bukit Raib Dicuri, PUPR Klaim Jembatan Masih Aman Dilewati | RIAU24.COM

Baut Jembatan Marhum Bukit Raib Dicuri, PUPR Klaim Jembatan Masih Aman Dilewati

Senin, 15 April 2019 | 13:06 WIB
Baut jembatan siak iv yang hilang dicuri orangR24/ibl Baut jembatan siak iv yang hilang dicuri orang

RIAU24.COM - Beberapa baut yang ada di Jembatan Marhum Bukit atau jembatan Siak IV saat ini dicuri orang tak bertanggungjawab.

Padahal belum lama ini, besi pagar dan penangkal petir juga hilang diambil orang. Apalagi jembatan tersebut baru kurang lebih dua bulan diresmikan oleh gubernur Riau saat itu, Wan Thamrin Hasyim.

Dikarenakan beberapa baut hilang, pihak Dinas PUPR Riau mengatakan bahwa jembatan tersebut tidak ditutup dan masih aman dilewati oleh pengendara.

BACA JUGA : Website Riau24.com Diretas, Pelaku akan Dilaporkan ke Polisi

"Tidak ada  penutupan jembatan. Hari Jumat kemarin di cek kesana, masih layak dilewati," kata Pengendali Kegiatan Pembangunan Jembatan Siak IV Dinas PUPR, Maisar Damri, Senin, 15 Maret 2019.

Dia menambahkan bahwa, bagian yang rusak atau hilang dari jembatan tersebut akan segera diganti. "Yang rusak itu segera kita ganti," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, peresmian jembatan tersebut dilakukan pada Kamis 14 Februari 2019 lalu. Peresmian jembatan yang menghubungkan Rumbai dengan Pekanbaru Kota itu dilakukan oleh Gubernur Riau saat itu Wan Thamrin Hasyim.

BACA JUGA : Cuaca Cukup Terik, Peluang Hujan di Riau Tidak Merata

Jembatan tersebut mulai dibangun pada tahun anggaran 2009 dengan nilai kontrak sebesar Rp 9,39 M. Kemudian pada tahun Anggaran 2010 fisik dilanjutkankan dengan nilai kontrak sebesar Rp 16,93 M.

Kemudian, jembatan itu dibangun dengan sistem multy years pada tahub 2010-2013 dengan nilai kontrak sebesar Rp 348,13 M. Jembatan itu sempat vakum dari 2013 sampai 2016, dan dilanjutkan kembali dengan sistem kontrak multiyears tahun 2017-2018 dengan nilai sebesar Rp109.218.379.982,12.

Meski sempat diresmikan, jembatan tersebut masih belum bisa digunakan oleh masyarakat karena menunggu surat kelayakan dari Kementerian PUPR. Tepat pada 17 Maret 2019 lalu, jembatan tersebut baru bisa digunakan oleh masyarakat.

Penulis: R24/ibl



Terkini


Loading...

loading...