Menu

Ini Dia, 11 Kelompok Pasien yang tak Dianjurkan Berpuasa

Siswandi 7 May 2019, 00:08
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  Bersyukurlah bagi Anda yang bisa menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan. Setidaknya, hal itu menandakan bahwa kondisi kesehatannya berada dalam keadaan baik.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan 11 kelompok pasien yang tengah menjalani proses pengobatan. Karena kondisi kesehatan yang tidak maksimal, 11 kelompok ini dianjurkan tak melakukan puasa.

Seperti dituturkan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB yang dilansir republika, inilah kelompok orang yang tak disarankan melaksanakan puasa itu.

Pertama adalah pasien yang sedang dalam perawatan di rumah sakit dan dalam keadaan diinfus, baik infus cairan maupun makanan.

"Atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah. Pemberian infus makanan dan darah membatalkan puasa," terangnya.

Kedua, hal yang sama juga dianjurkan bagi mereka yang sedang mengidap migrain atau vertigo, yang kondisi sakitnya akan bertambah buruk bila ia tak makan atau minum obat.

Ketiga, pasien dengan gangguan pernapasan akut.

Selanjutnya, orang yang sedang dalam infeksi akut, seperti radang tenggorokan berat, demam tinggi diare akut hingga penumonia. Penderita infeksi saluran kencing dan infeksi lain yang menyebabkan demam tinggi juga tak dianjurkan untuk berpuasa.

Kelima, pasien penyakit jantung dengan gagal jantung.

Keenam, pasien sakit maag yang sedang dalam keadaan akut seperti muntah-muntah atau nyeri hebat yang sampai menyebabkan keluarnya keringat dingin.

Ketujuh, anjuran ini berlaku bagi pasien kanker yang sedang dalam pengobatan atau belum diobati.

Kedelapan, pasien dengan gangguan liver kronis lanjut seperti soriasis hepatis level B atau C.

Kesembilan, pasien gagal ginjal kronis yang sedang menjalani terapi dialisis seperti hemodialisis maupun peritoneal dialisis.

Kesepuluh, pasien diabetes yang gula darahnya belum terkontrol. "Atau kalaupun terkontrol tetapi dengan kebutuhan insulin masih tinggi lebih dari 40 U (unit) per hari (tidak dianjurkan puasa)," terangnya.

Terakhir, orang tua usia lanjut yang menderita pikun atau Alzheimer. Kelompok ini tidak dianjurkan berpuasa karena mereka akan sulit mengingat apakah mereka sudah makan atau sudah minum.

"(Kesebelas kelompok ini tidak dianjurkan berpuasa) agar tidak mengalami gangguan kesehatan yang lebih berat," tutupnya.

Apakah Anda atau anggota keluarga, masuk dalam ketegori tersebut di atas? ***