riau24

Unik dan Ekstrem, Desa di Rohil Ini Takbiran Pakai Abit-abit Tarian Api

04 Jun 2019 | 23:13 WIB
Beberapa warga sedang beratraksi api di Halaman Mesjid Jami' At Taqwa Blok A Mukti Jaya, Rohil (foto/riki) R24/riki Beberapa warga sedang beratraksi api di Halaman Mesjid Jami' At Taqwa Blok A Mukti Jaya, Rohil (foto/riki)

RIAU24.COM - Selasa 4 Juni 2019, Umat muslim di seluruh Indonesia tengah bersuka cita. Setelah sebulan penuh berpuasa, malam ini perayaan Idul Fitri 1440 hijriah meriah di mana-mana.

Uniknya di Kampung Blok A, Desa Mukti Jaya, Rokan Hilir (Rohil) ada perayaan takbiran yang unik sekaligus ekstrem. Di desa ini ada tradisi takbiran sekalian bermain api atau dikenal dengan sebutan 'abit-abit'.


BACA JUGA : Peringatan Hari Kemerdekaan 2019, 310 Napi Peroleh Remisi Umum di Lapas Bagansiapiapi

Pantauan di lapangan, muda mudi dan para orang tua ramaikan halaman Mesjid Jami' At Taqwa, Desa Mukti Jaya. Di halaman mesjid tersebut beberapa orang melakukan atraksi api dan disertai dengan letupan mercon.

Ada yang 'menari' dengan tongkat bambu berapi, main sepak bola api, meniup obor, hingga melakukan putaran dengan bola api. Atraksi 'tarian-tarian' ini mengundang banyak warga untuk menonton.


BACA JUGA : Kota Bagan Batu Heboh, Penderita Sakit Jiwa Ini Nekat Bawa Kabur Truk Berisi Istri dan Dua Anak Sopir

Winda, warga Pekanbaru yang ikut menonton atraksi menyebut bahwa yang dirindukan di kampung halaman adalah atraksi api tersebut. "Salah satu yang dikangenin ya nonton atraksi ini. Bisa kumpul sama teman-teman, sambil nonton seru dan unik," katanya.

Seorang tetua desa, Sadiman mengatakan atraksi api tersebut sudah dilaksanakan sejak lama. "Sudah jadi semacam tradisi. Tiap takbiran diselingi acara atraksi api atau orang sini bilangnya abit-abit. Tapi tetap dalam pengawasan, dan ada karung basah disiapkan jika terjadi sesuatu," tuturnya.

Untuk acara atraksi api ini selain menyediakan bambu, panitia juga mempersiapkan minyak tanah. Sadiman sampaikan biasanya 200 liter hingga 300 liter dipersiapkan untuk atraksi satu malam tersebut. Setelah atraksi di halaman mesjid, rombongan akan berkeliling pawai membawa obor keliling kampung.

Penulis: R24/riki




Loading...

loading...