riau24

Gara-gara Bokong 'Sakti' Gocekan Eden Hazard Sulit Dihentikan

12 Jun 2019 | 10:31 WIB
Eden Hazard disebut punya bokong yang membantunya jadi lincah di lapangan (foto/int) R24/riki Eden Hazard disebut punya bokong yang membantunya jadi lincah di lapangan (foto/int)

RIAU24.COM - Rabu 12 Juni 2019, Permainan yang memukau Eden Hazard di Chelsea buat Real Madrid kepincut. El Real menebus Eden Hazard dengan banderol 80 juta euro.

Dilansir Detik, sejak berseragam Chelsea selama tujuh tahun, Eden Hazard sudah membuat 110 gol dari 352 penampilan. Eden Hazard juga berkontribusi memberikan dua gelar Premier League, satu Liga Europa, satu Piala FA, dan satu Piala Liga Inggris.


BACA JUGA : Zidane Diyakini Bakal Kejar Paul Pogba Lagi

Memang di atas lapangan hijau, Eden Hazard sulit dihentikan lawan. Bahkan tak jarang gocekan-gocekan pemain asal Belgia itu mampu memperdaya pemain belakang tim lawan yang tak jarang berdampak pada sebuah gol.


BACA JUGA : Eden Hazard Bandingkan Penggemar, Dirinya Sebut Fans Real Madrid Lebih Baik Ketimbang Chelsea

Menurut pelatih Belgia, Roberto Martinez, rahasia Hazard yang liat dan sulit dihentikan ada pada (maaf) bokongnya. Dengan tinggi 173 cm dan berat 76 kg, Hazard pun bisa lebih lincah serta sulit digoyang saat solo-run.

"(Bokongnya) adalah titik keseimbangannya. Dia memang pendek, makanya dia menggunakan itu untuk situasi satu lawan satu di mana pemain lain tidak bisa menggunakannya," kata Martinez seperti dilansir Sportbible.

Oleh sebab 'bokong sakti' itulah, aksi Eden Hazard di atas lapangan memukau, dan juga mengecoh pemain lawan, sebelum akhirnya mence5ak gol. Jika disimak baik-baik, memang pergerakan Eden Hazard sering menggoyangkan bagian pinggul ke bawah saat ingin melewati lawan. 

Saat Hazard mulai membentangkan tangan lalu membungkukkan badan sehingga bokongnya terlihat menonjol, sehingga lawan harus waspada penuh. Squawka mendata Eden Hazard merupakan pemain dengan persentase gocekan (take-ons) sukses tertinggi sejak datang ke Premier League. (Sumber: Detik)

Penulis: R24/riki




Loading...

loading...