riau24

Tak Peduli Ancaman Amerika, Erdogan Tegaskan Rudal S-400 dari Rusia Tiba di Turki Bulan Juli

17 Jun 2019 | 10:41 WIB
Sistem rudal S-400 R24/saut Sistem rudal S-400

RIAU24.COM -  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan sistem pertahanan rudal S-400 Rusia akan mulai tiba di Turki pada semester pertama Juli. Pernyataan ini semakin mempertegas sikap Turki yang tidak takut dengan ancaman Amerika yang menentang rencana pembelian rudal tersebut.

"Kami membahas masalah S-400 dengan Rusia. Memang masalah S-400 diselesaikan. Saya pikir mereka akan mulai datang pada paruh pertama bulan Juli" ujar Erdogan kepada wartawan di pesawatnya saat kembali dari kunjungan ke Tajikistan, di mana ia menghadiri pertemuan puncak dan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.


Seperti diketahui, rencana pembelian S-400 telah memicu ketegangan dengan sekutu NATO, Amerika Serikat.  Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan bulan ini menguraikan bagaimana Turki akan ditarik keluar dari program jet tempur F-35 kecuali jika Ankara mengubah arah rencananya untuk membeli sistem rudal.

Disinggung tentang sikap Amerika itu, Erdogan mengatakan ia akan membahas masalah ini dengan Presiden AS Donald Trump ketika mereka bertemu di KTT G-20 bulan ini.

"Ketika seseorang menurunkan mengatakan hal-hal yang berbeda, maka kami segera melakukan kontak dengan Trump dan mencoba untuk menyelesaikan masalah dengan diplomasi telepon. Masalah tidak lama di sana," katanya.

Pada hari Kamis lalu, Erdogan berjanji untuk mencari kejelasan sikap Amerika yang akan mengeluarkan Turki dari proyek F-35 karena alasan yang tidak memiliki dasar rasional atau sah. Ia menambahkan bahwa Turki tidak hanya pelanggan tetapi juga mitra program dalam proyek F-35. "Kami sejauh ini membayar $ 1,250 miliar (untuk progran tersebut)," katanya.

Penulis: R24/saut




Loading...

loading...