Menu

Memasuki Musim Panas, BPPD Maksimalkan Pencegahan Karhutla

Ahmad Yuliar 1 Jul 2019, 20:39
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kepulauan Meranti, Edy Aprizal/mad
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kepulauan Meranti, Edy Aprizal/mad

RIAU24.COM -  SELATPANJANG – Sebagai daerah yang rawan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Riau mulai memaksimalkan upaya mencegahan. Salah satunya dengan patrol ke sejumlah wilayah dan meningkatkan sosialisasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kepulauan Meranti, Edy Aprizal, Senin (1/7/2019) mengaku risau dengan kondisi cuaca saat ini. Karena saat musim panas membuat lahan akan kering dan mudah terbakar.

“Lahan yang ada di Meranti umumnya merupakan lahan gambut. Jadi, saat musim panas seperti sekarang ini sangat mudah terbakar,” ujarnya.

Walaupun belum ada titik api, namun sudah ada beberapa wilayah di Meranti yang terdeteksi titik panas (hotspot). Namun setelah dicek ke lapangan, hanya pembukaan lahan saja.

“Kemarin terdeteksi hotspot di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Namun setelah kita cek tidak terdapat titik api. Pengecekan akan langsung kita lakukan untuk memastikan apakah terjadi karhutla, atau tidak,” katanya.

Dalam setiap patroli yang dilakukan BPBPD, Edy akan berusaha langsung mensosialisasikan kepada perangkat desa dan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan. Sehingga tidak terjadi Karhutla di Meranti.

Halaman: 12Lihat Semua