riau24

70 Persen Hewan Kurban Berasal dari Luar Pelalawan

03 Aug 2019 | 10:20 WIB
Ilustrasi sapi kurban/int R24/ardi Ilustrasi sapi kurban/int

RIAU24.COM -  PELALAWAN - Peternak sapi lokal Pelalawan belum mampu memenuhi permintaan kebutuhan sapi kurban warga. Sehingga kebanyakan sapi atau hewan kurban lainnya didatangkan dari wilayah diluar Kabupaten Pelalawan.

"Hanya 30 persen, hewan kurban kita berasal dari peternak lokal Pelalawan. Selebihnya dari Kabupaten tetangga, bahkan dari Provinsi lain," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Mazlun melalui Kabid Ternak Asmedi Amri kepada Riau24.com.

Menurut Asmedi, untuk hewan kurban kerbau, didomidasi dari Kampar dan Indragiri Hulu (Inhu).


BACA JUGA : SK Pengangkatan Anggota DPRD Pelalawan Sudah Diteken Gubri

"Kalau untuk sapi dari Kabupaten tetangga, Siak, Kuansing dan Inhu. Dan yang dari luar Provinsi, dari Provinsi Lampung dan Sumbar," tambahnya.

Asmedi juga menyebutkan, tim pengawas dan pemeriksa kesehatan hewan Kurban Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pelalawan sudah dan sedang bekerja.


BACA JUGA : DLH Pelalawan Ajukan Pengadaan Alat Pengukur ISPU di RAPBD Pelalawan 2020

"Memeriksa kesehatan hewan kurban ditempat-tempat penampungan petani dan penjual hewan kurban ini. Sudah dan sedang bekerja tim kita ini," katanya.

Selain memeriksa kesehatan hewan kurban, tim mereka ini juga memberikan penyuluhan dan masukan kepanitia kurban, bagaimana menangani daging kurban dengan baik.***


R24/phi/ardi
   

Penulis: R24/ardi




Loading...

loading...