Menu

Karena Asap Kebakaran Hutan, Jokowi Mengaku Malu dengan Malaysia dan Singapura

Riko 6 Aug 2019, 13:45
Jokowi
Jokowi

RIAU24.COM -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pihak-pihak berwenang bisa memaksimalkan kinerjanya dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini menyusul terjadinya peningkatan karhutla tahun 2019 dibanding 2018.

"Saya kadang-kadang malu. Minggu ini saya mau ke Malaysia dan Singapura. Tapi, saya tahu minggu kemarin sudah jadi headline, jadi HL, 'jerebu' masuk lagi ke negara tetangga kita," kata Jokowi di Istana Negara, melansir dari Kumparan. Selasa 6 Juli 2019.

"Saya cek [maksud] 'jerebu' ini apa, ternyata asap. Hati-hati, malu, kita, kalau enggak bisa menyelesaikan ini," lanjutnya. 

Jokowi menuturkan, selama beberapa tahun ini, Singapura dan Malaysia sudah cukup tenang karena tingkat karhutla Indonesia menurun. Namun, Jokowi mengingatkan, belakangan ini, karhutla kembali meningkat sehingga membuat wilayah sekitarnya, termasuk negara tetangga, terdampak.

"Mereka sudah senang, empat tahun enggak pernah ada cirebu, tahun ini meskipun tidak dalam skala yang seperti 2015, tetapi mulai ada lagi," jelasnya. 

Jokowi mengultimatum agar penanganan hingga pencegahan karhutla segera diatasi. Jokowi bahkan tak segan akan mencopot beberapa petinggi jika kasus-kasus itu tak bisa diatasi dengan baik. 

Halaman: 12Lihat Semua