riau24

Masih Ada yang Cuek, Kadisdik Pekanbaru Minta Sekolah Ingatkan Siswa Pakai Masker

07 Aug 2019 | 13:09 WIB
Siswa SD memakai masker di salah satu sekolah (foto/int) R24/riki Siswa SD memakai masker di salah satu sekolah (foto/int)

RIAU24.COM -  Rabu 7 Agustus 2019, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menetapkan status siaga darurat bencana asap. Hal tersebut dikarenakan Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap sejak sepekan terakhir.

Namun meski diselimuti kabut asap, masih ada siswa sekolah yang tidak memakai masker. Padahal Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru, Abdul Jamal sudah menghimbau agar sekolah membatasi kegiatan siswa di luar kelas dan mesti pakai masker.


BACA JUGA : Selesaikan Masalah dengan Kabid Berantas BNN Riau, Kasatpol PP Pekanbaru Bilang Begini


Hal tersebut dikatakan Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal kepada Riau24.com. "Kita himbau sekolah mengingatkan siswanya untuk memakai masker. Karena masih belum pasti apakah kabut asap akan menghilang dalam beberapa hari ke depan," sebutnya.

Sehingga untuk mengantisipasi agar siswa tidak terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pihak sekolah diminta himbau murid pakai masker. "Walau kelihatannya sepele, tapi tidak ada salahnya anak-anak kita dibekali masker. Supaya melindungi pernapasan dan terhindar dari ISPA," kata Abdul Jamal.


BACA JUGA : Kabid Berantas BNN Riau Perang Mulut dengan Kasatpol PP Pekanbaru di Tempat Hiburan Malam, Begini Ceritanya


Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah menerapkan himbauan. Hanya saja mengenai untuk libur sekolah akibat kabut asap pihaknya harus berkoordinasi dengan Diskes, dan DLHK Pekanbaru.

"Kalau kebijakan meliburkan siswa kita harus berkoordinasi dulu dengan DLHK dan Diskes Pekanbaru untuk melihat kondisi terkini apakah siswa harus diliburkan atau tidak. Karena kan kalau polusi udara sudah mengancam dan berbahaya tentu nanti bisa diliburkan siswa," katanya.

Sementara itu pagi tadi Pekanbaru masih diselimuti kabut tipis. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendata hotspot atau titik panas di Riau sudah jauh berkurang. Hotspot di Riau terpantau ada 10 titik, tersebar di Rokan Hilir 7 titik, Siak 1 titik, dan Indragiri Hilir 2 titik.

Penulis: R24/riki




Loading...

loading...