riau24

KPK Hibahkan Ruko Mantan Bendahara Partai Demokrat Senilai Rp1,3 Miliar Ke Pemko Pekanbaru

08 Aug 2019 | 22:15 WIB
KPK hibahkan ruko mantan Bendahara Partai Demokrat Nazaruddin yang tersandung kasus korupsi ke Pemko Pekanbaru (foto/surya) R24/riki KPK hibahkan ruko mantan Bendahara Partai Demokrat Nazaruddin yang tersandung kasus korupsi ke Pemko Pekanbaru (foto/surya)

RIAU24.COM -  Kamis 8 Agustus 2019, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) satu unit rumah toko milik mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Ditaksir ruko tersebut bernilai Rp1.329.581.000 dan tidak laku dilelang.

Hal itu disampaikan Koordinator Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK Mungki Hadipratikto. "Ini adalah barang hasil rampasan dari kasus tindak pidana korupsi dengan terpidana atas nama Muhammad Nazaruddin. Barang rampasan ini berupa ruko tiga lantai," sebut Mungki usai serah terima barang rampasan negara ke Pemko Pekanbaru di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kamis (8 Agustus 2019).


BACA JUGA : Kabid Berantas BNN Riau Perang Mulut dengan Kasatpol PP Pekanbaru di Tempat Hiburan Malam, Begini Ceritanya


Dalam putusan pengadilan, barang bukti milik terpidana Nazaruddin harus dirampas untuk negara. Pada saat perampasan untuk negara, maka proses lelang harus dilakukan. Sementara meski dilelang, ruko Nazaruddin itu tidak laku dilelang.

"Maka, kami tawarkan ke Pemko Pekanbaru. Barang rampasan ini akhirnya dihibahkan ke Pemko Pekanbaru," sebut Mungki kemudian.


BACA JUGA : Kapolda Riau Patroli Udara Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau


Penghibahan ini dimulai dari pihak Pemko Pekanbaru yang mengajukan permintaan aset Nazaruddin ini ke KPK. Permintaan hibah ini diproses di Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi).

"Kami proses dan kami cek kecocokannya dari yang diminta dengan barang rampasan. Setelah dicocokkan dan disetujui oleh pimpinan, maka kami ajukan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mendapatkan persetujuan hibah," kata Mungki.

Setelah disetujui, satu unit ruko ini langsung diserahkan ke Pemko Pekanbaru. Proses penghibahan hampir enam bulan. "Proses hibah agak lama itu di Kementerian Keuangan," ujar Mungki.

Satu unit ruko milik Nazaruddin ini bernilai Rp1.329.581.000. Luas tanah ruko ini 120 meter persegi. Luas bangunan 210 meter persegi. Dan ruko tersebut berada di Kompleks Ruko Atria Nomor B3, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Penulis: R24/riki




Loading...

loading...