riau24

Kurma Tropis KL1 Bisa Tumbuh dan Berbuah Subur di Pekanbaru Jika Lakukan Ini

11 Aug 2019 | 18:59 WIB
Pemilik kebun Kurma Tropis KL1 Muhammad Rafi saat berkunjung ke kebun budidaya kurma KL1 di Thailand (foto/int) R24/riki Pemilik kebun Kurma Tropis KL1 Muhammad Rafi saat berkunjung ke kebun budidaya kurma KL1 di Thailand (foto/int)

RIAU24.COM -  Minggu 11 Agustus 2019, Menanam kurma tropis KL1 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau sudah jadi tren. Mulai banyak masyarakat menanam kurma baik di halaman rumah bahkan di buat kebun khusus kurma.

Muhammad Rafi, salah satu yang bikin kebun kurma di Pekanbaru. Muhammad Rafi punya 50 pokok batang kurma di Jalan Sepakat, Perum BMP Blok B Nomor 8, Kulim, Pekanbaru.


BACA JUGA : Udara Pekanbaru Sempat Tidak Sehat, Kadisdik Abdul Jamal Ingatkan Siswa Pakai Masker


Kurma Tropis KL1 yang dibudidaya Rafi sudah berusia 3 hingga 4 tahun. Dan beberapa batang kurma Rafi sudah berbuah dengan baik.

Rafi membagikan tips dalam bertanam kurma khususnya jenis KL1. "Hal penting dan jarang diperhatikan orang itu, kurma butuh pencahayaan yang cukup. Kalau saya 7 meter kali 7 meter untuk jarak satu batang kurma dengan batang lainnya. Itu minimal, makin berjarak semakin bagus," kata Rafi.

Dalam budidaya kurma tropis KL1 memang unik, sehingga mesti mengerti betul pola membudidayakannya. "Kurma itu unik. Agar kurma kita berbuah dengan baik pembuahan juga harus dibantu. Jadu kurma tidak bisa berbuah dengan baik, jika tidak dibantu penyerbukannya. Jadi serbuk sari dari kurma jantan harus kita letakkan di bunga kurma betina. Dengan begitu baru buah kurma bisa berbuah dengan baik. Kurma betina tetap berbuah meski tidak dibantu penyerbukan. Tetapi buahnya nanti tidak berkembang dengan baik dan mudah rontok," sebut Rafi.


BACA JUGA : Sempat Menghilang, Pria Warga Pekanbaru Ini Ditemukan Sudah Meninggal di Tengah Kepulan Asap Rimbo Panjang


Selain itu juga perlu diketahui kurma juga bisa beranak. "Kurma juga bisa tumbuh anaknya. Hanya saja sebaiknya kita membesarkan batang dulu, dan tidak membiarkan anakannya. Tapi kalau kurmanya sudah jelas jantan dan betina dan muncul anakannya, ya tidak masalah juga. Karena kalau dicangkok anakan kurmanya sudah bernilai jual itu, bisa Rp2 juta sampai Rp5 juta. Tapi kalau belum tahu kurma jantan atau betina, sebaiknya anakannya dibuang saja," saran Rafi.

Masih ada banyak tips dan trik dalam berbudidaya kurma tropis KL1 di Pekanbaru. Jika ingin tahu lebih banyak bisa langsung mengunjungi kebun Rafi di Jalan Sepakat, Perum BMP Blok B Nomor 8, Kulim, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau

Penulis: R24/riki




Loading...

loading...