riau24

Tinjau Lokasi, Rombongan Menteri LHK Temukan Kerusakan Parah di TNTN

13 Aug 2019 | 15:14 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar ketika turun langsung ke TNTN Kabupaten Pelalawan R24/amri Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar ketika turun langsung ke TNTN Kabupaten Pelalawan

RIAU24.COM - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) beserta  rombongan, meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diatas wilayah Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) Kabupaten Pelalawan, Selasa, 13 Agustus 2019. 

Dari hasil tinjauan bersama Kapolri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahtjato dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dikawasan tersebut, hasilnya cukup parah. 

"Tadi kita sudah tinjau langsung dari atas TNTN, cukup parah. Mulai dari utara sampai timur lahan yang terbakar sudah mulai menjalar kebagian tengah," kata Siti Nurbaya Bakar pada Riau24.com.

BACA JUGA : Bupati Pelalawan Sambut Jamaah Haji Pelalawan di Masjid Ulul Azmi

Dalam proses penyelesaiannya, kata Siti, solusinya sudah direncanakan persiapannya. Dimana sejak 2016 lalu kasus di Teso Nilo sampai kini sudah dipatau KLHK dan menjadi perhatian khusus. 

"Disana (TNTN) ada 8 ribu yang sudah ditata dan ada juga zona-zona serta blok dari kelompok. Ini sudah didalami dan sudah dipersiapkan penyelesaiannya," sebut Siti. 

Menurut Siti, aspek utama yang tengah dihadapi dalam peneggak hukum dan tengah diusut. Sejuah ini, pihaknya sudah mengetahui sapa pemilik luas lahan yang terbakar. Lebih lanjut, hanya tinggal proses dukungan administratifnya terbentur Perda.

BACA JUGA : Tak Kantongi Izin, Lapak Permanen Pedagang Dibongkar Paksa Satpol PP Pelalawan

"Saat ini tinggal dukungan Polri dan TNI yang kita minta. Meski dalam kondisi sekarang ini, hanya terhambat pada administratif (cabut izinnya,red) adanya Perda. Ini sedang diselesaikan," keluh Siti. 

Selain itu, hasil pantaun udara, kata Siti, TNTN masih menyisahkan kebakaran lahan hampir merata, meski kondisi api yang kecil. Menurut Siti, di TNTN sendiri sudah ditanami perkebunan sawit. 

"Disana semua hampir kebun sawit dan itu sudah saya potokan dan akan dicek besok. Nanti nampak kelihatan apakah sawit itu dianggap kebun bermasalah atau sebaliknya," timpal Siti.

Penulis: R24/amri




Loading...

loading...