riau24

Mulai 1 September, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

29 Aug 2019 | 20:38 WIB
Ilustrasi R24/riko Ilustrasi

RIAU24.COM -  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani menyatakan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berlaku efektif pada 1 September 2019. Kenaikan iuran BPJS hingga 100 persen ini disebabkan defisit anggaran yang terus membengkak selama lima tahun terakhir. 


BACA JUGA : Ilham Habibie Kenakan 2 Arloji Sekaligus, Ternyata ini Alasannya


Usulan kenaikan itu sendiri disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat dengan Komisi IX dan Komisi XI di DPR, Jakarta pada Selasa, 27 Agustus 2019. Dalam rapat dengan anggota parlemen Sri Mulyani menyebutkan iuran BPJS Kesehatan naik untuk semua kelas.

Puan pun memastikan, besaran kenaikan iuran tersebut bakal disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

"Iya (akan disetujui presiden). Sudah, sudah bisa berlaku (September 2019)," kata dia di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2019 dilansir dari laman VIVAnews.

Adapun kenaikan iuran itu nantinya akan di kukuhkan dalam bentuk Peraturan Presiden. Namun, peraturan itu, lanjut Puan, saat ini belum di tanda tangani oleh Presiden Jokowi karena draftnya sendiri belum masuk.

"Segera, begitu ada di meja saja segera ditandatangani," tuturnya.

space

BACA JUGA : Belasan Sedan Mewah Disiapkan Saat Pelantikan Jokowi, Sewanya Rp 1 Miliar per Unit

Menurut rencana besarnya kenaikan iuran BPJS akan menggunakan usulan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dengan rincian sebagai berikut:

Iuran Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebesar Rp42.000 dari sebelumnya Rp23.000.

-Kelas 2 naik menjadi Rp110 ribu dari sebelumnya Rp51 ribu

-Kelas 3 naik menjadi Rp42 ribu dari sebelumnya Rp25 ribu.

Penulis: R24/riko





Loading...