riau24

Dinilai Hanya Cari-cari Kesalahan Anies Baswedan, NasDem Ingatkan PSI

31 Aug 2019 | 01:16 WIB
Pengurus PSI (ilustrasi) Foto: int R24/wan Pengurus PSI (ilustrasi) Foto: int

RIAU24.COM -  Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mengaku menyayangkan sikap anggota Dewan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pasalnya, mereka terkesan asal kritik saja terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sayangnya lagi, setiap kritikan yang dilontarkan, tak pernah disertai dengan masukan atau solusi. Sehingga arah politik partai itu pun dipertanyakan. Sehingga terkesan partai itu hanya mencari-cari kesalahan Anies.

"Saya sampaikan kepada teman-teman PSI sempat ada diskusi, apa sebenarnya PSI ini mau arah ke depannya? Saya rasa-rasa mau serang-serang saja, tapi kan bisa menimbulkan disharmonisasi," ungkapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019 kemarin.


BACA JUGA : Mengejutkan, Menteri Yasonna dan Presiden Jokowi Beda Pernyataan Soal Dewan Pengawas KPK

Dilansir cnnindonesia, PSI adalah wajah baru di parlemen ibukota setelah mendapatkan delapan kursi di DPRD DKI Jakarta. Meski berstatus partai baru, partai ini sudah beberapa kali melontarkan kritik terhadap kebijakan Gubernur Anies.

Di antaranya, PSI mengkritik kebijakan Anies soal kenaikan anggaran penyelenggaraan Formula E yang mencapai Rp340 miliar di APBD-P DKI Jakarta 2019. Tak hanya itu, dua kader dari partai itu juga sempat menggugat Anies ke Mahkamah Agung soal penutupan trotoar Tanah Abang. Gugatan itu kemudian dimemangkan Mahkamah Agung.


BACA JUGA : H Zamzami: Jika Dipercaya PAN Jadi Calon Bupati Bengkalis, Saya Siap

Menurut Wibi, 106 anggota DPRD DKI Jakarta baru saja dilantik dan diharapkan bekerja untuk warga Jakarta. Namun ia menilai PSI hanya mencari-cari kesalahan Anies.

Wibi berkata kritik terhadap kebijakan Anies memang harus tetap dilakukan. "Kritik itu perlu dan penting untuk disampaikan kepada Gubernur agar dia tidak berjalan sendirian. Kritik itu bukan benci, objektivitas kita yang paling kita kedepankan. Jadi bagaimana dengan akal sehat," tambahnya lagi. ***

Penulis: R24/wan




Loading...

loading...