Menu

Lebih Durhaka Dari Malin Kundang, Pemuda Ini Tikam dan Cincang Ayahnya Gara-gara PUBG

Satria Utama 11 Sep 2019, 09:11
Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

RIAU24.COM -  Gara-gara kecanduan game online PlayerUnknown's Battlegrounds atau PUBG, seorang anak tega melakukan perbuatan kejam kepada orang tuanya sendiri. Pemuda di India ini tega menghabisi hingga mencincang tubuh ayah kandungnya sendiri.

Melansir laman TheHindu.com (9/9/2019), pemuda India tersebut diketahui bernama Raghuveer Kumbar (25) asal Desa Kakati, Bangalore, India. Pemuda lulusan sekolah diploma ini begitu menggemari game online PUBG.

Ironinya, bukan mencari kerja agar tak menganggur setelah menyelesaikan pendidikannya, Raghuveer justru menghabiskan hari-harinya dengan bermain game tersebut di ponselnya. Tentu saja kebiasaan Raghuveer ini membuat ayahnya, Shankrappa Kumbar (60) berang.

Sebagai seorang pensiunan polisi yang hidup serba terbatas, Shankrappa menyarankan putranya itu untuk mengurangi bermain PUBG. Namun, saran dari Shankrappa sama sekali tak digubris oleh Raghuveer.

Cekcok antara ayah dan anak pun tak terelakkan hingga mencapai puncaknya pada 7 September 2019. Sekitar pukul 12 siang, keduanya lagi-lagi bertengkar gara-gara Raghuveer kepergok sudah bermain game selama berjam-jam.

Tak terima dimarahi sang ayah, Raghuveer murka hingga melempari jendela tetangganya dengan batu. Akibatnya, tetangganya yang merasa risih pun memanggil polisi dan membuat Raghuveer diceramahi oleh petugas selama berjam-jam. Dasar degil, sesampainya di rumah, ia kembali bermain game online seharian penuh hingga tengah malam.

Sekitar jam 5 pagi keesokan harinya, tepatnya tanggal 8 September 2019, Raghuveer meminta uang kepada ayahnya untuk membeli kuota sehingga ia dapat bermain PUBG. Shankrappa yang baru saja berurusan dengan polisi gara-gara sang anak akhirnya tersulut emosi.

Namun, nasib tragis harus diterima Shankrappa akibat amarahnya ini karena ia kemudian diseret Raghuveer ke dapur. Bak kesetanan, Raghuveer mengambil pisau daging dan menghabisi nyawa Shankrappa. Yang Lebih mengerikan, ia kemudian mencincang tubuh ayahnya menjadi potongan kecil.

Para tetangga yang sempat mendengar teriakan Shankrappa sebelum tewas buru-buru memanggil polisi. Benar saja, polisi yang datang ke TKP tak berapa lama kemudian melihat tubuh korban bersimbah darah. Raghuveer pun diringkus para petugas dan kasusnya kini tengah ditangani oleh Polisi Kakati. (*)