riau24

Setelah Dikunjungi Presiden Jokowi, Kabut Asap di Pelalawan Malah Tambah Parah

18 Sep 2019 | 10:50 WIB
Salah satu kawasan di Kota Pangkalan Kerinci yang tampak masih diselimuti kabut asap pekat. Foto: ardi R24/ardi Salah satu kawasan di Kota Pangkalan Kerinci yang tampak masih diselimuti kabut asap pekat. Foto: ardi

RIAU24.COM -  PELALAWAN- Kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka memantau perkembangan Karhutla di Kabupaten Pelalawan, Selasa (17/9/2019) kemarin, belum banyak memberikan dampak positif. Bukannya berkurang, kondisi kabut asap sejak pagi ini Rabu 18 September 2019, malah bertambah parah.

Dari pantauan Riau24.com di lapangan, di beberapa kawasan dalam Kota Pangkalan Kerinci, kabut asap tampak bertambah pekat. Asap pekat dan tebal, sudah terlihat sejak pagi hingga menjelang siang ini. Namun ada kemungkinan asap akan berkurang, karena angin mulai bertiup menjelang siang tadi.

Informasi yang dirangkum dari Stasiun BMKG Pekanbaru, ada 93 titik hotspot dengan tingkat confidence di atas 50 persen. Dengan jarak pandang berkisar 200 sampai 500 meter.


BACA JUGA : 120 Pemuda Ikuti Jambore Pemuda Pelalawan 2019


Bahkan sepanjang Selasa kemarin, setelah peninjauan lokasi karhutla oleh Presiden Jokowi di Desa Merbau Kabupaten Pelalawan, setidaknya ada 2 titik api yang muncul dalam wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Titik pertama ada di Jalan Lintas Timur, dekat simpang Jalan Lingkar Pangkalan Kerinci. Sedangkan titik kedua berada di KM 10 Jalan Poros RAPP Langgam.

Tak hanya itu, Bupati Pelalawan HM Harris, hingga malam bahkan langsung turun tangan melakukan pemadaman, bersama Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Putra, di titik api terusan. ***

Penulis: R24/ardi





Loading...