riau24

Banyak Dikunjungi Warga, Posko Kesehatan DPRD Riau Kehabisan Oksigen

19 Sep 2019 | 21:36 WIB
Foto (istimewa) R24/riko Foto (istimewa)

RIAU24.COM -  Akibat kabut asap pekat, banyak Warga yang mengungsi sementara ke rumah singgah dan posko kesehatan karena sudah mulai terserang penyakit ISPA. Masyarakat mengeluhkan batuk, sesak nafas, gangguan mata, hingga minta oksigen seperti yang terjadi di rumah singgah dan posko kesehatan DPRD Riau.


BACA JUGA : Horas, IKBRD Bengkalis Dukung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden


Namun sayangnya, ketersediaan oksigen di Posko kesehatan dan rumah singgah kedap asap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau habis. 

Hal itu diungkapkan dr Sabrina, dokter jaga di posko tersebut, Kamis 19 September 2019. "Ada dua tabung oksigen  isi 1000 liter dan 1,500 liter. Satu diantaranya sudah habis sejak kemarin. Yang satu lagi habis tadi pagi karena banyak warga yang membutuhkan oksigen, " katanya. Kamis 19 September 2019.

Hal senada juga dikatakan Amir petugas kesehatan yang bertugas di posko itu. Dia mengatakan minimal ada 4 tabung oksigen harus ada di posko sebab permintaan warga yang datang ke posko cukup tinggi. 

"Ketersediaan oksigen sangat penting sebagai pertolongan pertama masyarakat yang mengeluhkan sesak napas apalagi kondisi darurat. Tapi saat ini habis sehingga kita kewalahan jika masyarakat membutuhkan oksigen, " terangnya. 

space

BACA JUGA : Gedung Baru Kejati Diresmikan, Jaksa Agung Harapkan Semangat Baru Dalam Penegakan Hukum Di Riau

Sementara itu terkait keluhan masyarakat yang datang kesini kata Amir  beragam, mulai dari sakit batuk, sesak nafas, hingga gangguan mata. "Dan untuk stok obat-obatan masih banyak tersedia di posko yang didirikan kerjasama DPRD Riau dan IDI Riau, "tuturnya.

Sementara itu anggota DPRD Riau Sunaryo saat ditanya soal kekurangan tabung oksigen ini Dia mengatakan bahwa tabung itu ada dan akan segera datang. 

" Akan segera datang, "ujarnya singkat. 

Sementara itu anggota DPRD Riau Marwan Yohanis berharap dengan kekurangan tabung oksigen itu tidak serta merta tidak dilakukan pengobatan terhadap masyarakat yang terkena ISPA. Minimal menurutnya  jelang tabung itu tersedia ada pencegahan yang dilakukan. 

" Meski tabung oksigenya kosong minimal harus ada pencegahan dulu, "jelasnya.

Marwan juga menghimbau kepada masyarakat yang terpapar asap bisa  mengunjungi posko kesehatan DPRD Riau. Sebab DPRD Riau sudah menyiapkan posko penanganan ISPA dengan menyiapkan dokter,  ruangan dan obat-obata yang cukup. 

 

Penulis: R24/riko





Loading...