riau24

Balai Bahasa Riau, Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa di Siak

09 Oct 2019 | 12:41 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Balai Bahasa Provinsi Riau, taja penyuluhan bahasa Indonesia bagi insan Media Massa (foto/lin) R24/lin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Balai Bahasa Provinsi Riau, taja penyuluhan bahasa Indonesia bagi insan Media Massa (foto/lin)

RIAU24.COM -  SIAK- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Balai Bahasa Provinsi Riau, taja penyuluhan bahasa Indonesia bagi insan Media Massa, di Kabupaten Siak, yang dibuka Kepala Dinas Komunikasi, Informasi Dan Statistik (Diskeminfo) Kabupaten Siak HM Arfan Usman M.Si. Selasa 09 Oktober 2019.

Dipenyuluhan itu, menghadirkan 3 narasumber  yakni Kepala Balai Bahasa provinsi Riau Drs.Songgo Seruah S.Pd. Drs. Sri Sabakti , M.Hum dari Balai Bahasa Provinsi Riau dan Kepala Diskeminfo Kabupaten Siak H. Arfan Usman M.Si.


BACA JUGA : Hadapi Pilkada 2020, Partai Demokrat Buka Pendaftaran Balon Bupati-Wakil Bupati Siak




Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Insan Media Massa Di Kabupaten Siak ini mengangkat Moto Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah , Tertibkan Bahasa Asing.

Turut hadir juga dalam acara ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak, Muhammad Arifin.

Kegiatan penyuluhan bahasa Indonsia digelar di Rumah Baca Siak dan dikuti oleh peserta baik dari insan media massa, pelajar, mahasiswa dan pegawai Diskominfo Siak.

space

BACA JUGA : Pemkab Siak Harapkan Pembahasan RAPBD 2020 Selesai Tepat Waktu


Kepala Diskominfo Siak H.Arfan Usman M.Si, dalam sambutannya mengatakan, penyuluhan bahasa indonesia sagat penting sehingga peserta bisa mengikutinya degan baik.

"Mari kita menjaga bahasa kita bersama sama, terkhusus untuk insan Media Massa. Karena media yang memberikan masyarakat informasi kejadian atau prestasi yang ada di seluruh dunia," ucap Arfan.

Kemudian, dengan adanya acara ini tersebut berharap masyarakat bisa menjaga bahasa, kita ambil serta implesentasikan dalam kehidupan kita baik di dunia pekerjaan maupun dunia pergaulan.

Selain itu, Arfan juga mengatakan sampai sekarang belum ada sangsi yang mengatur penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar yang diterapkan dalam kehidupan sehari - hari, sehingga kondisi ini masih belum ada penertiban secara berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kabupaten Siak Muhammad Arifin dalam sambutannya mengatakan, dirinya menyambut baik dengan adanya penyuluhan bahasa yang di adakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau, Dikarenakan dinilai sejalan dengan salah satu tujuan Perpustakaan Daerah Siak untuk penerapan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Kepala Balai Bahasa  Provinsi Riau, Songgo Seruah juga mengingatkan, agar jangan melupakan kamus bahasa indonesia sebab banyak masyarakat yang salah dalam pengejaan kalimat misalkan diimbou dan di himbau.

"Bila mau bagus dalam pengejaan kalimat gunakan uji kelayakan berbahasa indonesia (UKBI), karena  penggunaan bahasa yang baik dalam moto disebutkan utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan tertibkan bahasa asing," imbaun Songgo.

Dikatakannya lagi, informasi yang mendukung seluruh program pemerintah daerah sebenarnya melindungi kita dari berbagai hal termasuk misalnya serbuan tenaga asing. sumber informasi sebagai salah satu tempat belajar masyarakat, terutama masyarakat bisa memilih misalnya Media Massa itu bisa dijadikan tolak ukur untuk belajar bahasa. (R24/Lin)

Penulis: R24/lin





Loading...