riau24

Ini Syarat Benny Wenda untuk Bertemu Presiden Jokowi, Salah Satunya Minta Referendum

09 Oct 2019 | 21:26 WIB
Benny Wenda (internet) R24/riko Benny Wenda (internet)

RIAU24.COM -  Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULMWP), Benny Wenda, menyatakan siap bertemu Presiden Joko Widodo. Namun, tokoh separatis Papua itu mengajukan sejumlah syarat kepada Jokowi untuk dipenuhi.


BACA JUGA : Ilham Habibie Kenakan 2 Arloji Sekaligus, Ternyata ini Alasannya


Salah satu persyaratan yang ditetapkan Benny adalah pertemuan itu harus membahas tuntutan lama rakyat Papua Barat untuk menggelar referendum kemerdekaan atau penentuan nasib sendiri.

"Saya harap dia (Jokowi) mau duduk bersama saya untuk mendiskusikan masa depan Papua Barat. Agar pertemuan yang tulus dapat terealisasi, Presiden Jokowi harus memperlihatkan bahwa dia serius menyelesaikan sumber masalah di Papua Barat. ULMWP akan mempertimbangkan pertemuan dengan Presiden ketika sejumlah syarat dilakukan," ucap Benny melansir dari Teras. ID.  Rabu 9 Oktober 2019.

Selain mendiskusikan peluang referendum Papua, Benny menuturkan pertemuan juga harus ditengahi pihak ketiga, seperti oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau negara lain yang disepakati. Benny juga menuturkan pertemuan dengan tokoh referendum Papua bisa terjadi jika Jokowi mau mengizinkan Komisaris Tinggi HAM PBB (OHCHR) untuk mengunjungi Papua Barat.

space

BACA JUGA : Belasan Sedan Mewah Disiapkan Saat Pelantikan Jokowi, Sewanya Rp 1 Miliar per Unit

Benny juga mendesak pemerintah Indonesia menarik larangan bagi lembaga non-pemerintah (NGO) dan media internasional untuk masuk ke Papua. "Seluruh 16 ribu pasukan kepolisian dan militer yang dikerahkan pemerintah Indonesia sejak Agustus 2019 lalu juga harus ditarik sesegera mungkin," kata Benny. 

Penulis: R24/riko





Loading...