riau24

Sejak 2006 Hingga 2019, Baru 87 Unit Kantor Desa Dibangun, Tersisa 142 Unit Lagi

08 Nov 2019 | 15:29 WIB
Kabid Cipta Karya, Alfion Hendra, ST (foto/Zar) R24/zar Kabid Cipta Karya, Alfion Hendra, ST (foto/Zar)

RIAU24.COM - KUANSING- Dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ditingkat Pemerintahan Desa Pemkab Kuansing melalui Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) telah membangun Kantor Desa.

Pembangunan kantor desa ini merupakan kebutuhan masyarakat, karena sangat penting. Sebab masih ada Kepala Desa yang berkantor di rumah. " Dengan adanya kantor desa ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal," ungkap Plt Kadis PUPR Kuansing, Ade Fahrel Arif, ST melalui Kabid Cipta Karya, Alfion Hendra, ST ketika dihubungi Riau24.com.


BACA JUGA : Tak Punya Makam Pahlawan, Ediyanus Minta Pemkab Kuansing Sudah Harus Memperhatikannya




Menurutnya, Kantor Desa yang telah dibangun sejak Tahun 2006 - 2019, berjumlah sekitar  87 Unit,. " Pembangunan Kantor Desa ini dengan menggunakan Dana APBD Kuansing sekitar 84 Unit, dan dengan dana Swadaya masyarakat sebanyak 3 unit, yakni di Desa Bumi Mulya, Desa Sukamaju, dan Desa Tanjung Pauh," ujarnya.

Sehingga dari 218 Desa di Kuansing, yang telah dibangun kantor Desa sebanyak 87 Unit, dan masih ada sekitar 142 Unit lagi yang belum dibangun, atau masih menggunakan kantor lama," ujarnya.

space

BACA JUGA : Gagal Lagi Bangun Pasar Lubuk Jambi, Akibat Terjadi Perubahan Kebijakan Dari Kemendag


Sedangkan pada Tahun Anggaran 2019 ini saja, sudah dibangun sebanyak 10 Unit Kantor Desa yang tersebar di Desa Sampurago Kecamatan Hulu Kuantan, Desa Koto Lubuk Jambi Kuantan Mudik, Desa Teberau Panjang Gunung Toar.

Kemudian, Desa Kampung Baru Ibul dan Desa Sungai Besar Pucuk Rantau, Desa Marsawah Kecamatan Sentajo Raya, Desa Gunung Melintang Kecamatan Benai, Desa Logas, Desa Teluk Pauh Kecamatan Pangean dan Pulau Beralo Kecamatan Kuantan Hilir," tukasnya. (R24/Zar)

Penulis: R24/zar





Loading...