Pengakuan Paus Fransiskus Soal Biarawati Jadi Budak Seks Bikin Geger, Vatikan Langsung Klarifikasi

Satria Utama
Kamis, 07 Februari 2019 | 08:47 WIB
Paus Franciskus R24/saut Paus Franciskus

RIAU24.COM -  VATIKAN - Pengakuan Paus Fransiskus soal para biarawati Katolik jadi sasaran perbudakan seksual oleh pastor Prancis menimbulkan kegemparan di dunia internasional. Pihak Vatikan lansung melakukan klarifikasi atas pernyataan pimpinan tertinggi Katolik tersebut.

"Ketika Bapa Suci berbicara tentang 'perbudakan seksual', ia mengartikan 'manipulasi', suatu bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang tercermin juga dalam pelecehan seksual," kata juru bicara Vatikan Alessandro Gisotti, dikutip CNN, Kamis (7/2/2019).

Pengakuan mengejutkan Paus secara terbuka mengakui adanya pelecehan seksual terhadap biarawati oleh para uskup dan imam Katolik merupakan yang pertama kali disampaikan.

Komentar Paus dibuat saat konferensi pers di atas pesawat Kepausan yang sedang dalam penerbangan pulang ke Roma dari Uni Emirat Arab. Pernyataan itu muncul ketika Gereja Katolik berurusan dengan skandal pelecehan seksual di beberapa benua.

"Ada pastor dan juga uskup yang melakukan itu," kata Paus mengacu pada biarawati yang jadi korban pelecehan seksual. "Dan saya yakin itu masih bisa dilakukan. Bukan sejak saat Anda menyadarinya, ini sudah selesai. Masalahnya terus berlanjut seperti ini. Kami sudah mengerjakan ini sejak lama."

Sampai saat ini, sebagian besar skandal penyalahgunaan oleh para imam Katolik telah difokuskan pada anak di bawah umur, yang mewakili sebagian besar kasus.

Meski begitu, banyak umat Katolik mengatakan pelecehan terhadap orang dewasa yang rentan, termasuk biarawati dan seminaris, telah lama menjadi masalah di gereja. Beberapa dari mereka berharap gereja akan membahas masalah ini pada pertemuan tentang krisis pelecehan yang akan diselenggarakan oleh Paus Francis mulai 21 hingga 24 Februari di Roma.

Surat kabar Vatikan, L'Osservatore Romano, pada pekan lalu mengatakan penyalahgunaan biarawati oleh pastor dan uskup kadang-kadang diperburuk oleh fakta bahwa pelecehan terhadap wanita menghasilkan prokreasi dan itu merupakan asal usul aborsi paksa dan anak-anak yang tidak diakui oleh para imam.***


R24/bara


Informasi Anda Genggam


Loading...