11 Februari: Revolusi Pemimpin Agung Republik Islam Iran dan Nelson Mandela Bebas

Riko
Senin, 11 Februari 2019 | 09:56 WIB
Nelson Mandela (kiri) dan Ayatollah Khomeini (kanan) (foto/int) R24/riko Nelson Mandela (kiri) dan Ayatollah Khomeini (kanan) (foto/int)

RIAU24.COM -  Senin 11 Februari 2019, Ada banyak peristiwa besar terjadi di dunia setiap waktunya. Bahkan tidak sedikit sejarah yang berdampak besar pada era sekarang ini. 

Baca juga: Mitos Atau Fakta? Mata Kedutan Berkali-kali Pertanda Akan Menangis?

Seperti dilansir dari wikipedia, salah satu peristiwa besar terjadi di Teheran, Iran. Pendukung revolusi dan pengikut Ayatollah Ruhollah Khomeini berhasil menguasai Ibu kota Teheran, 11 Februari 1979.

Sekaligus sebagai tanda Monarki Kerajaan Iran yang dipimpin Mohammad Reza Pahlevi berakhir. Ayatollah Khomeini yang baru 10 hari pulang dari pengasingan di Paris, kemudian mendeklarasikan Negara Republik Islam Iran. 

Baca juga: Mudah Dibuat Dirumah, Resep Madu Mongso Tahan Lama

Ayatollah Khomeini kemudian menjadi tokoh penting Revolusi Iran, sekaligus sebagai Pemimpin Agung Republik Islam Iran pertama.

Selain itu 11 Februari 1990 menjadi hari penting bagi Nelson Mandela anti Apertheid di Afrika Selatan. Sebab Nelson Mandela dibebaskan setelah 27 tahun mendekam di penjara, dari dakwaan hukuman penjara seumur hidup di penjara Victor Verster di luar Cape Town, Afrika Selatan.

Nelson Mandela dikenal keras mengkritik sistem apartheid yang memisahkan antara warga kulit putih dan kulit hitam. Perjuangan Nelson Mandela tersebut kemudian menginspirasi pergerakan di belahan dunia lain. 


Informasi Anda Genggam


Loading...