Menu

Ayo Manfaatkan Sampah, di Bengkalis Sampah Bisa Ditukar dengan Token Listrik

Dahari 22 Feb 2019, 12:31
Sampah sangat bermanfaat jika kita pandai untuk memanfaatkanya/hari
Sampah sangat bermanfaat jika kita pandai untuk memanfaatkanya/hari

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Sebenarnya, sampah sangat bermanfaat jika kita pandai untuk memanfaatkanya, seperti pembuatan kerajinan tangan dan lain lain.

Pasalnya, di Kabupaten Bengkalis, masyarakat juga harus tahu bahwa, sampah bisa ditukarkan dengan Token Listrik jika warga masyarakat menggunakan listrik jenis prabayar (token listrik).

Untuk menukarkan sampah dengan token listrik tersebut, Bank Sampah Berseri di bawah binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis sudah menciptakan agar lingkungan lebih bersih serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi barang ekonomis.

"Ini berbentuk tabungan mas, selain menambah penghasilan masyarakat saat mereka menukarkan sampah di sini selanjutnya setelah nanti mencukupi bisa ditukarkan dengan token listrik," ungkap Agustian bagian administrasi Bank Sampah Berseri saat ditemui sejumlah wartawan, Kamis 21 Februari 2019 petang kemarin.

Diutarakan Agus, untuk konsep pengelolaan di bank sampah dibawah binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis adalah sampah yang terkumpul akan didaur ulang menjadi kerajianan.

Dari tangan pengajin berjumlah 9 orang, sampah sampah pelastik tersebut disulap menjadi tas, vas bunga, bunga hiasan serta lain lainya yang mempunyai nilai ekonomis.

"Untuk harga sampah pelastik seperti botol minuman, kardus serta kertas koran dihargai Rp300-400 perak/ perkilonya. Selanjutnya setelah memenuhi targek maka bisa digantikan dengan token listrik atau berupa uang," ungkapnya.

Agus menambahkan bahwa kerjasama yang telah dilakukan selain antar dinas, Bank sampah berseri inipun melakukan terobosan ke sekolah sekolah yang ada di kota Bengkalis. Lanjut Agus, tujuanya juga supaya menerapkan lingkungan bersih dengan tidak ada sampah.

"Kita juga telah melakukan kerja sama ini ke setiap sekolah. bahkan sampah sampah yang dikumpulkan tersebut setiap minggunya kami langsung yang mengambil,"ujarnya menambahkan.(***)


R24/phi