Tik Tok Didenda Rp 80 Miliar atas Tuduhan Langgar Privasi Anak

Riko
Jumat, 01 Maret 2019 | 17:44 WIB
Ilustrasi R24/riko Ilustrasi

RIAU24.COM - Aplikasi Tik Tok dituntut membayar denda sebesar USD 5,7 juta (sekitar Rp 80 miliar), atas tuduhan pelanggaran hukum terkait privasi anak-anak.

Baca juga: Setelah Enam Bulan, Peneliti di Laos Akhirnya Menemukan Penyebab Virus yang Sama Persis Dengan Strain Pandemi Covid-19

Demikian diungkap Komisi Perdagangan Federal (FTC). Selain denda, aplikasi dan jejaring sosial berbagi video singkat itu juga membutuhkan pengguna di bawah 13 tahun untuk minta izin orang tua saat mendaftar sesuai regulasi federal.

"Semua video yang diunggah oleh pengguna di bawah usia 13 tahun juga akan dicopot,"ujar The Verge dikutip detikINET, Jumat 1 Maret 2019.

Lebih lanjut, FTC menuding Tik Tok "secara ilegal sudah mengumpulkan informasi personal dari anak-anak" dengan tidak meminta izin orang tua ketika mendaftar melanggar Undang-undang Perlindungan Privasi Anak-anak (COPPA) di Amerika Serikat.

Denda juga berkaitan dengan Musical.ly, setelah merger dengan Tik Tok pada Agustus tahun lalu. Banyak pengguna Musical.ly yang berusia di bawah 13 tahun dan ada "ribuan keluhan orang tua bahwa anak-anak di bawah 13 tahun membuat akun Musical.ly."

Baca juga: Coba-Coba Cosplay Hero Game Mobile Lagend, Hasilnya Seperti ini....

Tik Tok sudah memberikan tanggapan dan menegaskan bakal segera mengambil tindakan untuk meningkatkan keselamatan dan perlindungan bagi anak-anak di bawah usia 13 tahun.


Tik tok
Informasi Anda Genggam


Loading...