Sama-sama Kampanye di Lombok Bulan Ini, Siapa yang Paling Ditunggu, Jokowi atau Prabowo

Siswandi
Jumat, 22 Maret 2019 | 00:29 WIB
Jokowi-Prabowo R24/wan Jokowi-Prabowo

RIAU24.COM -  Dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, akan sama-sama menggelar kampanye di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada bulan ini. Menarik untuk disimak, siapa di antara dua calon pemimpin negara ini, yang paling ditunggu masyarakat Lombok.

Dilansir viva, calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo akan berkunjung hari ini, Jumat 22 Maret 2019. Sedangkan empat hari kemudian, tepatnya tanggal 26 Maret 2019, giliran calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, yang akan menggelar kegiatan serupa.

Baca juga: Ini yang Bakal Dilakukan Koalisi Golkar, PPP dan PAN Setelah Jokowi Benar-benar Lengser dari Kursi Presiden

Sesuai jadwal, Jokowi akan menggelar kampanye nasional di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram. Selain kampanye, Jokowi juga akan memantau pencairan dana korban gempa sekaligus melihat pembangunan rumah tahan gempa di Mataram dan Lombok Barat.

Sementara Prabowo dijadwalkan akan menggelar kampanye di Lapangan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.

Terkait kedatangan Jokowi tersebut, aparat gabungan TNI-Polri telah melakukan apel gelar pasukan untuk pengaman VVIP kedatangan Jokowi. Apel dipimpin Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani selaku Dansatgas Pam VVIP.

Untuk menyambut kedatangan Prabowo, DPD Partai Gerindra NTB telah  menggelar pertemuan koordinasi dengan seluruh elemen DPC Partai Gerindra se-kabupaten dan kota, anggota Fraksi Partai Gerindra, termasuk relawan Prabowo-Sandi.

Baca juga: Sudah Tahu Bedanya LBGT, HTI dan FPI?, Ini Jawaban Langsung dari Mahfud MD

"Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari pegangan dan pedoman bagi semua personel yang akan terlibat untuk menyambut kehadiran bapak Presiden (Prabowo) kita," kata Ketua DPD Partai Gerindra NTB, Ridwan Hidayat.

Sejauh ini, sempat terjadi dinamika terkait rencana kedatangan Jokowi di Lombok. Organisasi mahasiswa seperti HMI, HMI-MPO dan IMM menolak kedatangan Jokowi dengan alasan belum semua korban gempa di Lombok dapat mencairkan bantuan dan memiliki rumah. Sementara di sisi lain, organisasi mahasiswa PMII menyatakan dukungannya terhadap kedatangan Jokowi tersebut. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...