Buntut Tiga Hari Pemblokiran Medsos, Jual Beli Online Merugi Mencapai Rp681 Miliar

Riko
Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:24 WIB
Ilustrasi R24/riko Ilustrasi

RIAU24.COM -  Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengkalkulasi, potensi kerugian perdagangan online akibat pemblokiran fitur media sosial oleh Kominfo selama tiga hari yang mencapai angka fantastis yaitu Rp 681 miliar.

Baca juga: Dapat Uang Tunai Setengah Miliar, Begini Kondisi Rumah Kayu Tempat Tinggal Meli Juara LIDA 2020

Menurut Bhima, sebanyak 66 persen transaksi jual beli online terjadi di platform media sosial seperti Instagram, Facebook dan Whatsapp. Berdasarkan riset Ideas 2017, hanya 16 persen transaksi lewat marketplace.

"Nilai transaksi e- commerce berdasar riset Indef di 2019 diperkirakan 8,7 miliar dolar AS atau Rp 126 triliun. Dibagi 365 hari rata rata Rp 345 miliar per hari," kata Bhima, melansir dari Republika Jumat 24 Mei 2019.

Dengan nilai tersebut, potensi kerugian jual beli online dengan memblokir fitur medsos per hari adalah 66 persen dari 345 miliar yaitu Rp 227 miliar. 

"Kalau tiga hari blokir, kerugian pedagang Rp 681 miliar," terang Bhima.

Baca juga: Sukmawati Sebut Ideologi PKI Adalah Pancasila, Said Didu: Ini adalah pembenaran dan penyusupan

Kerugian ini cukup signifikan, apalagi saat Ramadhan dan menjelang lebaran merupakan momen dimana penjualan online justru sedang meningkat, dan mendorong konsumsi masyarakat. Sektor yang paling mengalami rugi adalah penjualan fashion, khususnya busana Muslim berkaitan dengan momentum jelang Lebaran.



Informasi Anda Genggam



Loading...