Korban Meninggal Dalam Rusuh 22 Mei Terkesan Diabaikan, Fadli Zon Sindir Begini

Siswandi
Selasa, 28 Mei 2019 | 11:04 WIB
Fadli Zon R24/wan Fadli Zon

RIAU24.COM -  Wakil Ketua DPR Fazli Zon sangat menyayangkan perkembangan yang terjadi saat ini, pascarusuh yang terjadi pada 22 Mei 2019 lalu. Pasalnya, meski ada beberapa korban jiwa yang muncul dalam kejadian, namun penanganannya terkesan diabaikan.

Malah yang muncul sekarang, adalah isu tentang dugaan keterlibatan purnawirawan jenderal dalam kasus 22 Mei 2019.  Meski sejauh ini, isu tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan dan dibuktikan kebenarannya.

Baca juga: Ini Nama-nama Paslon Kepala Daerah Yang Telah Ditetapkan KPU Untuk 9 Kabupaten / Kota di Riau

Seperti diketahui, dalam kejadian itu, sebanyak 8 orang meninggal dunia, Fadli mengaku menyayangkan, jika penanganan kasus itu nantinya sampai hilang begitu saja dan isunya dialihkan seperti dugaan keterlibatan purnawirawan jenderal tersebut.

"Kenapa yang dipersoalkan adalah itu. Kenapa tidak dipersoalkan kok ada yang meninggal sampai delapan orang. Dan bahkan ada yang hilang, kenapa itu yang tak dipersoalkan," ujarnya di Senayan, Senin 27 Mei 2019.

"Apakah nyawa manusia di Indonesia ini murah sekali? Saya kira justru ini yang jadi masalah, kenapa kok penanganan demonstrasi sampai ada orang yang meninggal. Ini jauh lebih penting untuk diusut. Kenapa kok kita seolah-olah menghindar untuk mengusut itu. Apakah kita mau menjadikan itu hal yang biasa saja di dalam penanganan demonstrasi, unjuk rasa," tambahnya, dilansir viva, Selasa 28 Mei 2019.

Baca juga: Bisa Didiskualifikasi, Golkar Ingatkan Paslon Yang Diusung Agar Tidak Melanggar Protokol Kesehatan

Ia meminta agar cara berpikirnya jangan menyebut ada pihak ketiga. Ia mempertanyakan siapa pihak ketiga. Sebab ia melihat masyarakat yang menuntut haknya.

"Bukan dikerahkan, bukan dibayar, karena mereka mempunyai sikap. Masyarakat sekarang ini masyarakat yang lebih kritis: kalau mendapat informasi yang datang langsung di HP mereka, dalam genggaman tangan mereka, sehingga reaksinya tentu berbeda-beda," ujarnya lagi. ***

 


Fadlizon

Informasi Anda Genggam



Loading...