Menu

Pimpinan Hizbullah: Jika Nekat Serang Iran, Tentara AS akan Musnah

Riko 2 Jun 2019, 22:10
Hassan Nasrallah
Hassan Nasrallah

RIAU24.COM -  Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melakukan serangan terhadap Iran. Ancaman ini datang ditengah terus meningkatnya ketegangan AS dan Iran, yang disebabkan oleh penumpukan peralatan militer dan tentara AS di Timur Tengah.

Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi, Nasrallah mengatakan, keputusan AS untuk menyerang Iran akan menjadi kesalahan yang besar. Dia menegaskan, jika Washington memutuskan menyerang Teheran, hal ini akan membahayakan seluruh tentara AS yang berada di Timur Tengah.

"AS tahu betul bahwa setiap perang terhadap Iran tidak akan tetap terbatas pada perbatasan Iran. Seluruh wilayah akan terbakar, yang menyebabkan semua pasukan AS dan kepentingan di kawasan itu musnah," kata Nasrallah, seperti dilansir Sindonews mengutip Sputnik pada Minggu 2 Mei 2019.

Nasrallah kemudian mengingatkan Presiden AS, Donald Trump bahwa ketika Timur Tengah "terbakar", harga minyak dapat melonjak berkali-kali lipat, mencotohkan krisis minyak tahun 1973, di mana harga minyak mentar naik hampir empat kali lipat setelah negara-negara OPEC mengembargo negara-negara yang mendukung Israel.

Pada saat yang sama, pemimpin Hizbullah itu menyuarakan keraguan bahwa AS akan berani memulai perang dengan Iran. Menurutnyta, AS memahami konsekuensi yang mungkin terjadi bagi semua pihak yang terlibat.

 

Sambungan berita:  
Halaman: 12Lihat Semua