Menu

Sebut Masalah NIK dan DPT Hal Biasa Dalam Pemilu, Begini SIndiran Pedas BW Kepada Mahfud

Satria Utama 24 Jun 2019, 15:53
Mahmud MD dan  Bambang Widjojanto
Mahmud MD dan Bambang Widjojanto

RIAU24.COM -  Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto menyayangkan pernyataan mantan pimpinan Mahkamah Konstitusi (MK) yang terkesan membiarkan masalah daftar pemilih tetap (DPT) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) berlarut tiap Pemilu.

"Ada salah seorang ahli, salah seorang senior mantan pimpinan di Mahkamah Konstitusi. Oh kalau yang soal NIK, DPT itu, itu setiap pemilu ada," ujarnya menirukan pernyataan tokoh tersebut, dalam sesi diskusi di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Senin (24/6) seperti dilansir merdeka.com.

Bambang menilai, tidak pantas pernyataan demikian dikeluarkan orang dengan kapasitas tokoh tersebut. Sehingga kata dia, tak pantas dikutip. "Penyataan ini menurut saya pernyataan bukan pernyataan seorang ahli, yang sangat simplisit dan tidak pantas dikutip," kata dia.

Mantan pimpinan KPK itu mengatakan, seharusnya yang disampaikan adalah solusi. Pernyataan tokoh itu, menurut Bambang membiarkan masalah terus terjadi.

"Kalau dia tahu ada masalah, dia harusnya mengajukan solusi, bukan kemudian menjustifikasi masalah ini. Itu sama juga dia mengatakan kejahatan sudah terjadi dari bertahun-tahun lalu dan itu tidak apa-apa," kata dia.

Bambang memang tak menyebut nama tokoh yang disindirnya. Namun Jubir BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak langsung menimpali bahwa tokoh yang dimaksud adalah mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.***