Menu

Kalapas Klas IIB Pekanbaru Datangi RS Bhayangkara Memastikan Jasad Satriandi

Khairul Amri 23 Jul 2019, 13:33
Mantan polisi Satriandi tewas dalam baku tembak dengan polisi tadi pagi di Pekanbaru (foto/int)
Mantan polisi Satriandi tewas dalam baku tembak dengan polisi tadi pagi di Pekanbaru (foto/int)

RIAU24.COM -  Selasa 23 Juli 2019, Kalapas Klas IIB Pekanbaru, Yulius Sahruza mendatangi RS Bhayangkara untuk melihat jasad yang tewas dalam baku tembak dengan personil polisi tadi pagi. Hasilnya Kalapas Klas IIB Pekanbaru itu membenarkan jasad yang terbujur kaku adalah Satriandi.

Hal itu disampaikan Kalapas Klas IIB Pekanbaru, Yulius Sahruza kepada awak media. "Benar, itu jasadnya Satriandi," ujarnya singkat setelah melihat langsung di RS Bhayangkara Jalan Kartini, Selasa 23 Juli 2019.

zxc1

Satriandi ini merupakan narapidana yang kabur dari Lapas Pekanbaru. Kalapas memberikan apresiasi pada Polda Riau.

"Yang bersangkutan merupakan Narapidana Lapas Klas II Pekanbaru yang lari pada November 2017 lalu, dengan menodong anggota kita pakai senjata api. Saat itu kasusnya sudah putus dengan hukuman 12 tahun penjara atas perkara pembunuhan," sebut Yulius.

zxc2

"Untuk selanjutnya, kami akan laporkan ke Kanwil, bahwa pencarian terhadap yang bersangkutan dihentikan, dan tertangkap dengan kondisi meninggal," sambung Yulius.

"Tentunya kami pihak Lapas Pekanbaru mengapresiasi kepolisian dalam hal penangkapan terhadap Satriandi. Dan kasusnya putus, gugur demi hukum karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia," pungkas Kepala Lapas Klas II A Pekanbaru.

Satriandi dan seorang rekannya tewas dalam baku tembak, saat polisi hendak menangkapnya pada Selasa pagi tadi. Selain itu, satu orang lagi terluka dan kritis diterjang timah panas kepolisian.

Tidak cuma itu saja, seorang polisi juga terluka dalam baku tembak itu. Usai baku tembak polisi mengamankan sejumlah senjata api laras panjang dan pendek, serta satu granat yang diduga milik Satriandi Cs.