riau24

Ratusan Massa Pemuda Pancasila Datangi Mapolda Riau, Ternyata Ini Tuntutannya

Khairul Amri
Rabu, 24 Juli 2019 | 15:47 WIB
Ratusan masa Aliansi Keluarga Besar Pemuda Pancasila datangi Polda Riau. R24/amri Ratusan masa Aliansi Keluarga Besar Pemuda Pancasila datangi Polda Riau.

RIAU24.COM - Ratusan masa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Besar Pemuda Pancasila, Rabu, 24 Juli 2019 siang menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Riau.

Masa menyampaikan beberapa tuntuntan terkait permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Pekanbaru, seperti dugaan korupsi, banjir, dan juga izin tempat hiburan malam yang ada di Pekanbaru.

Berikut beberapa tuntutan yang disampaikan masa aksi dalam beberapa spanduk yang dibentangkan masa aksi.


BACA JUGA : Ada Tiga Daerah di Riau Terbebas dari New Normal


Pertama massa AKB PP meminta Kapolda Riau memeriksa izin serta pajak perkebunan milik pengusaha Dedi Handoko.

Kedua masa mempertanyakan urgensi pembangunan Islamic Center yang menelan APBD mencapai Rp40 miliar,  diduga tanpa KUA-PPAS, Musrenbag, dan dilelang tidak sesuai prosedur.

Ketiga, Mendesak walikota pekanbaru secara terbuka dan transparan mengumumkan kepada publik, berapa jumlah PAD Pekanbaru dari retribusi parkir can pajak parkir dari Indomaret dan Alfamart.

Keempat, Meminta Kapolda Riau menyelidiki penggunaan anggaran proyek Multiyears perkantoran Pemko Pekanbaru.

Kelima, Mendesak Kejati Riau segera periksa Walikota Pekanbaru terkait tidak selesainya proyek perkantoran Tenayan Raya.

BACA JUGA : Dinas Sosial Pekanbaru Minta OPD Terkait Atasi Masalah Eksplotasi Anak di Lampu Merah

Keenam, masa meminta pihak terkait untuk menutup tempat hiburan malam yang ada di Pekanbaru. Karena sudah sangat merusak generasi muda Riau.

Hingga berita ini diturunkan aksi unjuk rasa masih berlangsung, pantauan dilapangan Jalan Sudirman tepatnya didepan Mapolda Riau mengalami macet. 

Pihak kepolisian lalulintas juga melakukan rekayasa jalan untuk menghindari kemacetan panjang.

 



Informasi Anda Genggam



Loading...