Singgung Masalah Salib, 2 Ormas Katolik di Sikka, NTT, Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Polisi

Riko
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 19:27 WIB
Ustaz Abdul Somad R24/riko Ustaz Abdul Somad

RIAU24.COM -  Dua organisasi massa Katolik di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, yakni Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere melaporkan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Mapolres Sikka pada Sabtu sore 17 Agustus 2019.

Adapun penyebab pelaporan itu diduga karena UAS telah menistakan salib dan patung yang merupakan simbol agama Katolik dan Kristen Protestan dalam ceramahnya. Adapun, video ceramah UAS kini tersebar luas di media sosial. 

Baca juga: Denny Sumargo Tanya Dirinya Suka Cowok Badan Sixpack atau Enggak, Berliana Lovel Malah Jawab Begini

Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI, Filipus Kako Pati, mengatakan, konten tausiyah Ustaz Abdul Somad yang diunggah di akun instagram @kajianustadzsomad itu memuat poin penistaan terhadap agama Kristen karena dianggap menghina simbol keselamatan umat nasrani, yaitu patung dan salib. 

Dalam video tersebut, UAS berulang kali menyampaikan penghujatan terhadap simbol salib dengan menyatakan di dalam salib terdapat jin kafir yang bersemayam. Oleh karena itu, DPC PMKRI Cabang Maumere dan Forkoma PMKRI melaporkan Ustaz Abdul Somad ke Polres Sikka. 

Ketua PMKRI Cabang Maumere, Rio Fernandez, menilai ceramah UAS dalam video berdurasi 1 menit 53 detik itu sangat melukai perasaan pihaknya sebagai orang Katolik dan Protestan.

"Dalam momentum HUT RI ke-74 ini, saya menyampaikan kepada kita semua untuk menjaga toleransi, menjaga NKRI dan menjaga ke-Bhineka-an yang ada supaya tetap satu dan utuh," ungkap Rio Fernandez melansir Kumparan 17 Agustus 2019.

Baca juga: Kejati Riau Tahan Mantan Bupati Kuansing Mursini di Rutan Sialang Bungkuk

Pihaknya berharap Kapolres Sikka bisa menangkap dan memenjarakan Ustaz Abdul Somad karena telah melakukan tindakan penistaan agama secara terang-terangan dengan dimuat dalam akun instagram @kajianustazabdulsomad.

Sementara itu, Koordinator Forkoma PMKRI Cabang Maumere, Bernadus Teng Karwayu, menyampaikan bahwa pembicaraan Ustaz Abdul Somad itu sangat melukai ke-Bhineka-an Indonesia. 

Ia mengatakan, salib dan patung itu, dalam bahasa iman Katolik, disebut Corpus atau tubuh Kristus, yang dalam nilai-nilai kristiani sangat dijunjung tinggi. Maka dari itu, kata Bernadus, ceramah UAS itu dianggap merusak keyakinan Katolik. Ia mengungkapkan keresahannya kepada UAS.


Informasi Anda Genggam


Loading...