Menu

Kepala BNNP Riau : Harusnya Mengerti Peran Masing-Masing, Keributan Takkan Terjadi

Khairul Amri 25 Aug 2019, 15:27
Kepala BNNP Riau Brigjen Untung Subagyo didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Iwan saat klarifikasi terkait ribut BNN dengan Satpol PP di Dragon Pub.
Kepala BNNP Riau Brigjen Untung Subagyo didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Iwan saat klarifikasi terkait ribut BNN dengan Satpol PP di Dragon Pub.

RIAU24.COM - Keributan yang terjadi antara Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono dengan Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Riau Kombes Iwan Eka Putra masih menjadi pembicaraan hangat di Kota Pekanbaru bahkan sudah sampai ke tingkat Nasional.

Agar tidak meluasnya pemberitaan miring yang sempat memojokkan BNNP Riau, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau Brigjen Untung Subagyo, akhirnya angkat bicara mengenai keributan tersebut.

Untung menjelaskan pada awak media, bahwa sebelum peristiwa kejadian tersebut terjadi. Ia telah memerintahkan anggotanya (Kombes Iwan_red) untuk melakukan Undercover untuk meringkus pelaku narkoba yang hendak bertransaksi lima ribu butir pil Ekstasi.

"Saat itu saya perintahkan Kabid Pemberantasan dan beberapa anggotanya untuk melakukan Undercover, karena berdasarkan informasinya akan ada transaksi 5000 butir pil ektasi di area Dragon Pub tersebut," terang Untung.

Pada malam itu sambungnya, Personel BNN Riau pun disebar saat itu, namun diwaktu bersamaan, Satpol PP datang melaksanakan tugasnya.

"Pada saat yang sama Satpol PP melakukan kegiatan di sana, sehingga sama-sama menjalankan tugas, yang satu undercover Narkoba dan Satpol PP tugas rutin di tempat yang sama sehingga terjadilah Miskomunikasi yang mungkin dari komunikasi tersebut akhirnya terjadi cekcok," ujarnya didampingi Kombes Iwan.

Ia pun mengatakan akibat dari kedatangan Satpol PP saat itu secara tidak langsung menggagalkan undercover yang telah direncanakan.

"Ada semacam kekecewaan dari personel kami, jadi saat itu menanyakan lah ke aparat Satpol PP, sehingga terjadi adu mulut. Sebenarnya ini kejadian yang tidak perlu, manakala masing-masing memahami tugas pokok dan perannya," sesal Untung.

Satu hal yang sangat disayangkan oleh Untung adalah viralnya video berdurasi pendek ke media sosial, "Sebetulnya ini tidak perlu diviralkan, seakan-akan Kabid Berantas saya melakukan hal berupa menghalangi tugas Satpol PP. Sebetulnya tidak, kita sama-sama melakukan tugas," sebutnya.

"Akibatnya target yang akan diungkap pun jadi gagal, lima ribu butir ekstasi itu sekarang entah beredar ke mana di Pekanbaru," tutupnya.