Menu

Sesak Nafas dan Pingsan, Dua Mahasiswi UNRI Digotong ke Mesjid Kantor Gubernur

Riki Ariyanto 12 Sep 2019, 11:48
Mahasiswi BEM UNRI yang demonstrasi sesak nafas dan pingsan (foto/riki)
Mahasiswi BEM UNRI yang demonstrasi sesak nafas dan pingsan (foto/riki)

RIAU24.COM -  Kamis 12 September 2019, Seorang peserta aksi demonstrasi dari BEM Fisip, Universitas Riau (UNRI) alami sesak nafas. Mahasiswi tersebut kemudian digotong beberapa mahasiswi lainnya ke dalam Mesjid yang ada di Kantor Gubernur Riau.

"Tiba-tiba dia sesak nafas, kalau belum membaik akan kami bawa ke klinik. Teman-teman yang lain juga sudah kita ingatkan, kalau sesak nafas langsung ke pinggir," ujar Koordinator lapangan (Korlap), Kaisar Nugraha.

Seperti diberitakan sebelumnya ratusan mahasiswa aspirasi di Kantor Gubernur Riau. Para massa aksi kemudian dijumpai Dendi Zulheri, Kabid Rehabilitasi BPBD Riau dan Kadis LHK Provinsi Riau Ervin Rizaldi.

Mahasiswa bersikukuh dan tidak akan bubar sebelum dijumpai Wakil Gubernur Riau Edy Natar. Mahasiswa berdialog dengan Dendi Zulheri, Kabid Rehabilitasi BPBD Riau dan Kadis LHK Provinsi Riau Ervin Rizaldi yang datang menjumpai mahasiswa.

"Kami tunggu Wakil Gubernur datang menjumpai kami. Kalau tidak, kami tidak akan bubar. Kami capek pakai masker, capek. Kami akan terus menunggu. Sudah dua kawan kami kena ISPA. Kami mau menunggu di dalam, tidak mau di luar. Ada asap," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa membawa spanduk tuntutan berbunyi: "Pemerintah makan suap, masyarakat makan asap".

"Riau melawan asap"

"Riau bukan wisata asap"

"Riau dibakar bukan terbakar Riau butuh udara segar"

Hingga berita ini diturunkan mahasiswa masih berdemonstrasi di dalam Gedung Gubernur Riau. Personil polisi dan Satpol PP Provinsi Riau bersiaga di Gedung Gubernur Riau.