Menu

Anak Gadisnya Berusia 12 Tahun Melahirkan, Wanita Berumur 27 Tahun Ini Sudah Jadi Nenek

Satria Utama 23 Sep 2019, 18:00
ilustrasi
ilustrasi

RIAU24.COM -  RIVNE - Seorang bocah berusia 12 tahun melahirkan seorang bayi di Ukraina. Proses persalinan berlangsung dramatis, para dokter yang terlibat juga terlihat sangat terharu.

Suami gadis yang tidak disebutkan namanya itu berusia 20 tahun. Ia sendiri mulai bekerja di tempat pembuangan sampah dekat kota Rivne, Ukraina bagian barat, dan segera dirawat di rumah sakit.

Laporan mengatakan dia tidak mengerti apa yang terjadi dengannya saat dia mulai mengalami kontraksi. Gadis muda itu ketakutan dan berteriak kesakitan. Dia ditemukan oleh seorang penjaga tempat pembuangan sampah yang kemudian memanggil ambulans.

Gadis itu dilarikan ke Rumah Sakit Bersalin Rivne di mana dokter membantunya melahirkan bayi laki-laki pada Sabtu (14/9).

Dokter Olena Sadova mengutip Dailmay Mail, Sabtu (21/9/2019) mengatakan kepada media setempat, “Seorang anak melahirkan seorang anak. Saya sangat terkejut ketika memikirkan hal itu.”

“Gadis itu takut dan tidak menyadari apa yang terjadi padanya. “Persalinan berlangsung sepuluh jam dan secara emosional sulit bagi semua orang. Kami semua menangis setelah itu,” tuturnya.

Galina Kovaleva, wakil kepala rumah sakit mengatakan, gadis itu khawatir soal tentang bayi yang baru lahir. "Dia ingin memberinya makan tetapi bayi yang baru lahir memiliki cacat lahir dan tidak bisa disusui," katanya.

Menurut laporan, kerabat gadis itu ingin membawanya dan bayi yang baru lahir kembali ke TPA yang mereka sebut rumah tetapi administrasi rumah sakit tidak mengizinkannya.

“Gadis itu tinggal di TPA kota. Kita tidak bisa membiarkan dia dan bayinya pergi ke sana. Kami melaporkan situasinya ke polisi dan dinas sosial,” ujar Victoria Enikeeva, kepala dokter rumah sakit.

Para petugas medis mengatakan mereka harus mengawasi kerabat yang sudah mencoba mengambil ibu baru dan putranya dari rumah sakit tanpa izin.

Nenek bayi itu, yang baru berusia 27 tahun itu berharap cucu dan anaknya bisa dibawa pulang. “Saya ingin mereka pulang bersama saya,” ujarnya.