Senin, Menko Polhukam, Panglima TNI dan Kapolri Akan Tinjau Wamena

Riko
Sabtu, 05 Oktober 2019 | 17:34 WIB
Foto (internet) R24/riko Foto (internet)

RIAU24.COM -  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dijadwalkan Senin 7 Oktober 2019 akan meninjau langsung situasi keamanan terkini di Wamena, Papua. Peninjauan ini karena adanya kerushan yang melanda daerah tersebut yang menelan banyak korban jiwa dan kerugian materiil.

"Tanggal 7 (Senin), Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR akan terjun ke lapangan, ke Wamena," ujar Hadi saat ditemui usai upacara peringatan HUT TNI ke-74 di Taxi Way Echo, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu 5 Oktober 2019.

Baca juga: Bupati Alfedri Bangga Anak Siak Lulus Dari BTP Bisa Kerja di Luar Negeri

Hadi menekankan bahwa pemerintah terus berupaya mencari jalan keluar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Wamena setelah kerusuhan.

Seiring dengan itu, pemerintah juga terus memastikan tersedianya layanan kesehatan, dapur umum dan bantuan logistik bagi para pengungsi.

Catatan Hadi, saat ini masih ada 3.800 pengungsi di Wamena. Mereka menempati berbagai markas TNI dan Polri, antara lain markas Kodim, Koramil dan Polsek. Sedangkan di Jayapura, terdapat sekitar 3.500 pengungsi.

"Sampai saat ini semua pelayanan, pelayanan kesehatan, pelayanan dapur umum, sudah. Semua tidak bermasalah," kata Hadi.

"Untuk logistik tidak masalah. Menteri BUMN terus koordinasi dengan saya untuk perbaikan listrik atau PLN yang rusak di Wamena," lanjut dia.

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, terjadi pada Senin 23 September 2019. Menurut catatan polisi, massa perusuh di Wamena membakar 5 perkantoran, 80 mobil, 30 motor dan 150 ruko.

Hingga Selasa 24 September 2019 malam, total 28 jenazah telah ditemukan dan 70 orang luka-luka. Selain itu, sekitar 5.000 warga mengungsi di 4 titik pengungsian. Sehari setelahnya, korban tewas dalam kerusuhan Wamena bertambah menjadi 30 orang. 

Baca juga: Viral Video Ariel Tatum dan Nicholas Saputra di Atas Ranjang, Warganet Ingin Ikut Nimbrung


 


Sumber: Kompas


Informasi Anda Genggam


Loading...