riau24

Anggota DPR Ini Sebut Lifting Minyak dan Gas Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Riau Rendah

Rabu, 06 November 2019 | 05:27 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Abdul Wahid menyebut penyebab pertumbuhan ekonomi di Riau sangat kecil karena turunnya produksi lifting minyak dan gas (foto/ilustrasi) R24/riki Anggota Komisi VII DPR RI Abdul Wahid menyebut penyebab pertumbuhan ekonomi di Riau sangat kecil karena turunnya produksi lifting minyak dan gas (foto/ilustrasi)

RIAU24.COM - JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI Abdul Wahid menyebut penyebab pertumbuhan ekonomi di Riau sangat kecil karena turunnya produksi lifting minyak dan gas. Terutama PT Chevron Pacifik Indonesia (CPI) yang mengelola Blok Rokan.


BACA JUGA : SBY: Jangan Sampai Pertumbuhan Ekonomi Kita di Bawah 5 Persen




"Dari 200 ribu barel pendapatan Lifting yang ditargetkan, kenyataannya hanya 100 ribu sekian barel saja yang bisa dicapai oleh Cevron," ujarnya saat diskusi di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Atas dasar itulah, kata Abdul, berdampak pada pertumbuhan ekonomi Riau.

space

BACA JUGA : Kemendikbud Hapus Ujian Nasional dan Diganti Sistem Penilaiaan Berbobot Penalaran


Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat jika Perekonomian Riau pada triwulan III-2019 tumbuh 2,74 persen (y-on-y), melambat dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,94 persen.

Menurut Kepala BPS Riau, Misfaruddin pertumbuhan ini  didorong oleh hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan penggalian, transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, dan jasa keuangan dan asuransi.

"Pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang tumbuh 18,35 persen," ujar Misfaruddin. (R24/Bisma)

Penulis: R24/riki





Loading...