riau24

Banyak Anak Muda di Meranti Positif Terjangkit Hepatitis B

Senin, 11 November 2019 | 15:21 WIB
Banyak warga Kepulauan Meranti usia muda terjangkit Hepatitis B (foto/int) R24/mad Banyak warga Kepulauan Meranti usia muda terjangkit Hepatitis B (foto/int)

RIAU24.COM - Senin 11 November 2019, Sebanyak 1.071 orang masyarakat Kepulauan Meranti yang sudah dilakukan pengecekan, penyakit hepatitis B. Hasilnya sebanyak 12 dinyatakan positif terjangkit hepatitis B.


BACA JUGA : Sempat Simpang Siur, Hari ini Riau Tambah Satu Orang Positif Corona, Miliki Riwayat Perjalanan dari Jakarta




Hepatitis B termasuk penyakit mudah menular yang cukup berbahaya dan beresiko kematian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, melalui Dinas Kesehatan (Diskes) sudah melakukan penanganan mengenai hal itu.

“Kita sudah laksanakan program penanganan terhadap 12 penderita Hepatitis B yang kita temukan. Yang kita khawatirkan adalah jika ada masyarakat yang menderita penyakit ini, tapi mereka sendiri tidak tahu. Karena penularannya sangat cepat,” sebut Kepala Bidang Pegendalian dan Pemberantasan Penyakit (Kabid P2P) Diskes Meranti, Muhammad Fakhri beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : Simpang Siur Info Corona Antara Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau, Jubir Covid-19: Kita Berpegang Data Pusat



Menurutnya kalangan masyarakat yang dilakukan pengecekan oleh Diskes yakni, siswa sekolah, dan ibu hamil. Sementara untuk melakukan pengecekan masyarakat secara menyeluruh diakuinya, Diskes mengalami keterbatasan.

“Yang paling kita khawatirkan terjangkit penyakit ini adalah ibu hamil. Karena bisa menularkan kepada janinnya,” tambahnya.

Dijelaskannya warga yang telah terjangkit akan diisolasi. Karena akan sangat mudah menularkan penyakit ini. “Bahkan lewat keringat dan air mata yang mengenai bekas luka saja bisa terjangkit. Kalau tangan kita terluka, dan bersalaman dengan penderita hepatitis B yang tangannya sedang berkeringat bisa ditularkan. Jadi, selain bersalaman harus menggunakan sarung tangan, mulut juga wajb memakai masker jika sedang bersama penderita,” sebutnya kemudian.

Sekretaris Diskes, Asrul Meldi menjelaskan bahwa Hepatitis B adalah penyakit infeksi yang sering terjadi dan disebabkan oleh virus Hepatitis B. Virus ini menyerang hati, menyebabkan peradangan dan menimbulkan terjadinya gejala penyakit. Infeksi Hepatititis B dapat terjadi secara berkepanjangan (kronis) maupun tiba-tiba (akut). Infeksi yang kronis dapat menyebabkan pengerasan (sirosis) hati dan kerusakan hati yang berat.

“Penderita terbanyak terinfeksi adalah pada usia muda. Mendekati angka 90 persen pasien yang mendapatkan infeksi selama bayi dan 30-50 persen pasien yang mendapatkan infeksi sebelum usia 5 tahun. Dan akan menjadi Hepatitis B kronis pada usia yang lebih tua. Lebih dari 70 persen pasien mati karena gejala dan komplikasi infeksi Hepatitis B setiap tahunnya,” terangnya.

Dijelaskannya juga bahwa Hepatitis B terutama disebabkan oleh virus Hepatitis B, yang juga dikenal sebagai HBV. Virus ini dapat bertahan selama 7 hari diluar tubuh, pada periode tersebut, virus dapat menginfeksi pasien. (R24/Mad)

Penulis: R24/mad



Loading...