Menu

Sempat Langka, Kini Elpiji 3 Kg di Kuantan Mudik Kembali Normal

Replizar 27 Nov 2019, 06:32
Kadis Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Drs. Azhar MM, CPM didampingi Plt Kepala UPTD Metrologi Syafrialis, lansung turun kelapangan melakukan sidak ke beberapa pangkalan yang berada di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik (foto/Zar)
Kadis Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Drs. Azhar MM, CPM didampingi Plt Kepala UPTD Metrologi Syafrialis, lansung turun kelapangan melakukan sidak ke beberapa pangkalan yang berada di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik (foto/Zar)

RIAU24.COM - KUANSING- Beberapa waktu lalu, Elpiji 3 Kg di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, sempat langka yang berbuntut adanya keluhan dari masyarakat setempat.

zxc1

Menanggapi keluhan masyarakat Kecamatan Kuantan Mudik atas kelangkaan gas LPG 3 kg tersebut,Maka Kadis Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Drs. Azhar MM, CPM didampingi Plt Kepala UPTD Metrologi Syafrialis, lansung turun kelapangan melakukan sidak ke beberapa pangkalan yang berada di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik, Selasa (26/11).

Pangkalan LPG yang dikunjungi adalah pangkalan atas nama Iskandar yang terletak di Desa Seberang Pantai. Dipangkalan ini ditemukan masih tersedianya stok gas LPG 3 kg, yang lebih dikenal dengan gas melon yang berjumlah 40 tabung. 

zxc2


Selanjutnya ke Pangkalan Khairul Amri, diketahui untuk gas lpg 3 kg memang lagi kosong, tapi untuk gas lpg 5,5 kg dan tabung 12 kg masih tersedia.

"Di Desa Banjar Padang, Pangkalan Muhammad Said ditemukan mobil yang sedang membongkar gas lpg 3kg, dengan jumlah stok 500 tabung," ujarnya.

Selanjutnya ke Pangkalan Hepriandi Desa Sungai Manau dan dipangkalan ini juga ditemukan stok lpg 3 kg sebanyak 280 tabung.

"Dari hasil pantauan yang kita lakukan, masyarakat disekitar Kecamatan Kuantan Mudik tidak perlu lagi khawatir akan kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan gas, karna dibeberap pangkalan gas ini dengan mudah dapat ditemukan," sebutnya.

Menurut Azhar, memang beberapa hari lalu, gas lpg untuk wilayah kecamatan Kuantan Mudik sulit didapatkan, hal ini disebabkan adanya kendala dalam pengiriman, tapi alhamdulillah  masalah ini sudah bisa kita atasi.

Diterangkan Azhar bahwa dari sidak yang dilakukan, masih ada beberapa pangkalan yang belum mencantumkan Harga Enceran Tertingi (HET) didepan pangkalannya, termasuk tidak adanya spanduk tentang SE Bupati  Nomor 510 tahun 2019 yang mengatur tentang Konsumen Pengguna LPG  tabung 3 kg.

"Padahal ini wajib untuk setiap pangkalan, sesuai dengan hasil rapat yang dilakukan beberapa waktu lalu, dengan seluruh agen dan seluruh pangkalan," jelasnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat, apabila terjadi kesulitan dalam mendapatkan gas LPG terutama tabung 3 kg, agar secepatnya memberikan informasi kepada pihak Dinas Kopdagrin, sehingga permasalahan yang terjadi dilapangan bisa secepatnya teratasi (R24/Zar)