riau24

KPU Meranti Luncurkan Maskot Pilkada 2020, Ini Filosofinya

02 Dec 2019 | 16:39 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti telah secara resmi meluncurkan logo (foto/Mad) R24/mad Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti telah secara resmi meluncurkan logo (foto/Mad)

RIAU24.COM - Senin 2 Desember 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti telah secara resmi meluncurkan logo atau maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepulauan Meranti Tahun 2020 pada Sabtu (30/11/2019) malam lalu di Taman Cik Puan, Selatpanjang. Maskot nya diberi nama Si Rame. Bagaimana filosofinya?


BACA JUGA : Jika Dua Tahun Sebelumnya Tak Pernah Cuti, Tahun Ini ASN Bisa Cuti 24 Hari




Ketua KPU Kepulauan Meranti, Abu Hamid mengatakan bahwa  kepanjangan Si Rame adalah, Sile (dalam bahasa melayu lokal berarti silahkan) Rakyat Memilih. Ia mejelaskan juga Rame merupakan jenis hewan yang hidup diwilayah Kepulauan Meranti. Masyarakat menyebutnya Rame-Rame. Atau nama lainnya Makohe.

Hewan ini memiliki bentuk yang sangat unik, yaitu ada capit menyerupai kepiting dan tubuh menyerupai udang. Abu Hamid mengatakan selain hewan ini bentuknya unik di Kepulauan Meranti. Si Rama atau Makohe ini mempunyai kebiasaan menggali tanah untuk dijadikan rumahnya. Walaupun demikian, dikatakannya makohe tersebut tidak hanya menjadi rumahnya tapi juga bagi makhluk hidup lainnya.

"Ini filosofi pertama. Kami harapkan nanti siapapun yang terpilih nanti gigih memakmurkan Meranti tidak untuk kelompoknya, tapi seluruh masyarakat," ujar Abu Hamid.

space

BACA JUGA : Pemkab Meranti Tetapkan Cuti Bersama ASN Jatuh 24 Desember Mendatang


Si Rama berarti Sile Rakyat Memilih memiliki makna mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. "Dengan adanya maskot ini, kita sosialisasikan ke pelosok desa. Jangan sampaikan masyarakat tidak tahu akan adanya pemilihan calon pemimpin di Kepulauan Meranti," ujar Abu Hamid.

Menurut Ketua Meranti itu, Pilkada yang ke tiga di Kepulauan Meranti ini bukanlah perkara yang mudah. Sehingga perlu campur tangan seluruh stakeholder agar pelaksanannya bisa berjalan dengan baik.

"Kita berharap, Plikada sukses, penyelenggaran aman. Tentunya kami tidak bisa sendiri. Selain Bawaslu, harus ada support dari kita semua. Baik dari pemerintah, kepolisian, terutama dari peserta pemilu," ujarnya. (R24/Mad)

Penulis: R24/mad





Loading...