riau24

20 Ribu Ton Beras Busuk, KPK Harus Usut Kebijakan Mantan Mendag Enggartiasto

02 Dec 2019 | 18:44 WIB
20 Ribu Ton Beras Busuk, KPK Harus Usut Kebijakan Mantan Mendag Enggartiasto R24/riko 20 Ribu Ton Beras Busuk, KPK Harus Usut Kebijakan Mantan Mendag Enggartiasto

RIAU24.COM -  Kebijakan yang diberlakukan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terbukti tidak pro rakyat. Dia hanya mementingkan segelintir orang dan kelompok saja. 


BACA JUGA : Suap Pengadaan Pesawat, KPK Temukan Ada Aliran Uang 5 Kali Lipat ke Eks Dirut Garuda


Hal ini terlihat ketika 20 ribu ton cadangan beras pemerintah bakal dibuang oleh Perum Bulog lantaran busuk. Padahal, nilainya sangat fantastis. Mencapai Rp 160 miliar.

“Pertama jelas kebijakan mantan Mendag (Menteri Perdagangan) Enggartiasto Lukita amburadul,” kata pengamat politik Adib Miftahul, melansir dari Gelora. co. Senin 2 Desember 2019.

Akademisi dari Universitas Islam Syech Yusuf ini juga meminta agar KPK mengusut kebijakan Enggar saat masih menjabat Mendag.

“KPK harus mengusut apakah impor beras ini sesuai dengan regulasi, apalagi dikatakan dulu impor berasnya saat petani lagi panen,” ujar Adib.

Ketika itu, Enggar tetap ngotot untuk melakukan impor beras. Padahal, saat itu para petani sedang panen raya.

space

BACA JUGA : Jokowi Ngaku 'Kapok' Hadiri Groundbreaking Proyek, Ini Penyebabnya

Namun politikus Partai Nasdem itu tak mengindahkan kritik yang menyebut impor akan membuat Indonesia kelebihan beras. Hingga berujung sia-sia karena beras akan busuk.

“Saat ini terbukti dugaan bahwa impor hanya dijadikan kepentingan segelintir orang atau golongan untuk memuaskan syahwat bisnis,” demikian Adib. 

Penulis: R24/riko





Loading...