riau24

Ada Pihak-pihak yang Usulkan Jabatan Tiga Periode, Jokowi: Ingin Menampar Muka Saya

M. Iqbal
Selasa, 03 Desember 2019 | 06:19 WIB
Presiden Joko Widodo R24/ibl Presiden Joko Widodo

RIAU24.COM - Belakangan ini, isu jabatan presiden yang diperpanjang masa jabatan presiden lmenjadi perhatian publik. Ada yang mengusulkan jadi tiga periode, ditambah lagi ada juga yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi delapan tahun dalam satu periode.

Kemudian Ada pula yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi empat tahun dan bisa dipilih sebanyak tiga kali.

BACA JUGA : Kritik Keras Aksi Teror Terhadap Panitia Diskusi UGM, Begini Komentar Hidayat Nur Wahid


Dikarenakan hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jika dia tak setuju dengan usulan itu. Dia merasa curiga ada pihak yang mengusulkan wacana itu justru ingin menjerumuskannya.

"Kalau ada yang usulkan itu, ada tiga (motif) menurut saya, ingin menampar muka saya, ingin cari muka, atau ingin menjerumuskan. Itu saja," ujar Jokowi dilansir Kompas.com, Senin, 2 Desember 2019.

Jokowi juga menegaskan, sedari awal dia sudah menyampaikan jika dia adalah produk pemilihan langsung berdasarkan UUD 1945 pasca-reformasi.
BACA JUGA : Politisi Demokrat : Siapa Yang Lebih Pantas Ditangkap, Ruslan Buton Atau Harun Masiku?

Maka dari itu, saat ada wacana untuk mengamendemen UUD 1945, Jokowi sudah menekankan agar tak melebar dari persoalan haluan negara.

"Sekarang kenyataannya begitu kan, (muncul usul) presiden dipilih MPR, presiden tiga periode. Jadi lebih baik enggak usah amendemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan eksternal yang tidak mudah diselesaikan," tegasnya dia.



Informasi Anda Genggam



Loading...